Categories: Denpasar & Badung

Kritik Koster, Gendo: Apa Gunanya We Love Bali yang Habiskan Rp20 M?

DENPASAR –  Gubernur Bali, I Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 2021 tahun 2020 tentang Libur Nataru di Bali. Kontan SE tersebut menuai polemik di masyarakat. Pasalnya, banyak tamu yang batal untuk berlibur ke Bali atas sejumlah persyaratan yang muncul dalam SE tersebut.

I Wayan Gendo Suardana  salah satu aktivitas di Bali mengatakan, begitu banyaknya ahli semestinya Gubernur Bali lebih arif dalam menyikapi situasi sosial di masa pandemi covid-19 ini. Setidaknya tidak dilakukan dengan dadakan atas keluarnya SE tersebut. 

“Masak nggak visioner dalam membaca situasi sosial dan psikologis massa? Trus jika  kebijakan semacam ini dilakukan dadakan, apa gunanya program “we love bali” yang selama ini menelan anggaran dana Rp 20 M-an, apa gunanya sertifikat tatanan era baru dan lain-lain,” tegas Gendo Suardana dikonfirmasi, Rabu (16/12).

Selain itu, Gendo Suardana juga mengunggah status di media sosial Facebook pribadinya. Dalam unggahan yang disertai screenshot chat temannya yang pelaku wisata mengakui miris melihat kondisi teman-temannya di pelaku wisata. “Serasa miris membaca chat salah satu kawan saya yang bekerja sebagai sopir lepas. Dengan kebijakan seab berbasis PCR dan rapid antingen utnuk masuk ke Bali, entah apa yg dimaui?” tulisnya.

“Katanya mesti ilmiah, trus apa dasar ilmiah dari penggunaan SWAB /Rapid test sebagai syarat perjalanan? Bukankah sudah banyak ahli dan banyak organisasi profesi yang memberikan penolakan bahwa mereka menolak penggunaan Swab dab rapid test sebagai syarat perjalanan karena tiada guna?”.

“Apa pertimbangan @gubernur.Bali ini? Kemarin guyurkan dana banyak untuk kampanye we love bali tetapi sekarang orang mau ke Bali “kehadang” ama kebijakan seperti ini. Bisa gak KOSTER memberikan penjelasan gamblang ke rakyat? Jelaskan sejelas-jelasnya, jangan cuman bisa bikin surat edaran saja. Jangan juga kebijakan yang menyangkut ekonomi disusun “diatas meja” saja”.

Kemudian, statusnya di media sosial juga direspons oleh berbagai kalangan. Bahkan diantaranya mereka mencurahkan isi hatinya di kolom komentarnya. Facebook atas nama Wayan Sukses ia mengakui kekecewaannya atas keluarnya SE tersebut. Bahkan tamu yang sudah booking malah batal untuk berlibur ke Bali. Dalam unggahan menulis “Uang Sudah Saya Belikan Beras Pak Yan Skr Di Minta Sama Tamunya,” tulisnya.  Di kolom komentar tersebut ia juga mengunggah screenshot chat tamunya yang memilih untuk batal berlibur ke Bali karena terlalu berat untuk membayar swab test dan meminta uang deposit untuk dikembalikan lagi. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: covid-19

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago