koni-gianyar-prihatin-tewasnya-pelajar-smp-usai-lomba
GIANYAR- Meninggalnya salah seorang pelajar SMP I Ketut Aria Kurniawan, 12, tak hanya menyisakan luka mendalam bagi kerabat dan keluarganya.
Namun tewasnya Aria yang merupakan atlet catur ini juga mengundang keprihatinan dari KONI Kabupaten Gianyar.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar, Pande Purwata, yang dikonfirmasi Jumat (19/10) membenarkan korban sebagai atlet dari cabor Catur KONI Gianyar.
Mendengar insiden laka lantas ini, Pande Purwata pun mengaku sedih.
“Anak ini atlet cabor catur, saya dapat informasi katanya mengalami kecelakaan saat mau pulang, tetapi informasi detailnya saya belum terima,” ujar Pande.
Sepengetahuan Pande Purwata, sebelum meninggal dunia, korban mengikuti lomba catur yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gianyar.
“Kalau tidak salah itu diadakan di Ubud, dan itu Dispora yang menyelenggarakan lomba caturnya,” tukasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…