Categories: Hukum & kriminal

CATAT!! Sebar Kabar Penculikan Bohong, Polisi Pastikan Proses Sukerti

GIANYAR – Ni Nyoman Sukerti, 36, warga Gang Walet, Banjar Dlodrurung, Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, yang sempat mengaku jika putrinya diculik ternyata berbohong.

Ibu rumah tangga asal Nusa Penida Kabupaten Klungkung itu kini berurusan dengan polisi karena menyampaikan keterangan palsu kepada polisi.

Seperti diberitakan, ibu dua anak itu mengakui jika dirinya berbohong. Melalui video yang direkam polisi, didampingi Kapolsek dan Kanitreskrim Polsek Sukawati, Sukerti memohon maaf atas kebohongan yang dia buat. 

Tapi, kata maaf tidak cukup. Kanitreskrim, Iptu Gusti Winangun tetap akan memproses permasalahan tersebut. “Baru tadi siang sekitar jam dua (14.00) ibu itu mengaku kalau dia bohong,” ujar Iptu Winangun.

Sukerti mengakhiri kebohongannya setelah diperiksa polisi berulang kali atas laporan dugaan penculikan yang dibuatnya.

“Saat kami periksa, alibi dia terungkap jika dia berbohong. Lantas dia mengakui bohong,” ujar Winangun. 

Kata Winangun, perbuatan Sukerti ini termasuk tindak pidana. “Dia membuat keterangan palsu di kepolisian. Melanggar KUHP. Dia bisa diancam 7 tahun,” tegasnya.

Hingga sore kemarin, Sukerti masih diperiksa polisi atas keterangan palsu itu. “Status dia masih saksi,” tukasnya.

Melalui video yang direkam kepolisian Polres Gianyar, Sukerti telah meminta maaf atas kebohongan aksi penculikan yang dia buat.

“Saya mengklarifikasi tentang penculikan anak. Bahwa keterangan saya tidak benar,” ujar Sukerti dalam video didampingi Kapolsek Sukawati dan Kanit Reskrim.

Sambil mencakup tangan tanda memohon maaf, Sukerti beralasan ingin menakuti anaknya. “Supaya anak saya tidak keluar sendirian. Saya minta maaf bahwa berita penculikan anak tidak benar,” tukas Sukerti.

Diberitakan sebelumnya, Ni Wayan Sukerti ini mengaku putrinya, Ni Komang Purwani Puspa Dewi, 1,5 tahun menjadi korban penculikan pada Kamis (1/11) pukul 10.00.

Sukerti mengaku aksi dilakukan oleh dua pria berpakaian serba hitam. Koran ini sempat ke rumah Sukerti untuk menegaskan perihal penculikan itu, dan Sukerti bahkan berani bersumpah jika aksi itu benar-benar terjadi.

Sukerti juga telah diperiksa polisi beberapa kali, mulai hari Minggu lalu. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago