Categories: Hukum & kriminal

Dipicu Bara Api Sampah, Pura Dang Kahyangan Manik Api Ludes Terbakar

SEMARAPURA – Sejumlah pelinggih Pura Dang Kahyangan Manik Api, Desa Adat Kemoning, Kelurahan Semarapura Klod terbakar kemarin siang.

Kebakaran tersebut terjadi akibat bara api pembakaran sampah di selatan pura terbang dan jatuh di atas atap Pelinggih Pejenengan yang terbuat dari ijuk.

Dalam hitungan menit, api merembet ke pelinggih yang lain sehingga total pelinggih terbakar di pura itu sebanyak lima pelinggih dan sebuah bale pesanegan.

Salah seorang pengempon Pura Dang Kahyangan Manik Api, I Dewa Gede Alit Saputra saat ditemui disela-sela pemadaman api menuturkan peristiwa kebakaran itu bermula

saat buruh yang dipanggilnya, Suparman, 49 alamat Semarapura Klod membersihkan lahan kosong yang ada di sisi selatan pura agar bisa dibangun sebuah dapur untuk keperluan pura.

Dalam kegiatan bersih-bersih yang dilakukan seorang diri itu, Suparman berinisiatif membakar sampah yang berupa rumput liar kering agar mempercepat kerjanya.

“Karena hembusan angin dan panas matahari yang cukup terik, bara api terbang ke pura dan mengenai sejumlah pelinggih. Suparman langsung panik dan teriak-teriak sehingga didengar warga,” katanya.

Bara api awalnya membakar atap Pelinggih Pejenengan yang terbuat dari ijuk. Kemudian api merembet ke atap Pelinggih Meru Tumpang Tiga yang juga beratapkan ijuk.

Dalam hitungan menit, api terus merembet ke pelinggih lainnya yang beratapkan ijuk seperti Pelinggih Limas Cari, Limas Catu, Pengaruman, dan Bale Pesanekan.

“Warga yang melihat langsung panik. Bersama warga sekitar, kami berusaha memadamkan api secara manual

sembari menunggu tim pemadam. Kerugian diperkirakan lebih dari Rp 600 juta. Pura ini terakhir dipugar tahun 2012,” terangnya.

Melihat kemampuan 45 KK pengempon pura yang rata-rata bukan orang berada, pihaknya berharap ada bantuan pemerintah untuk pembangunan pura ini nantinya.

“Nanti tentunya kami akan menggelar upacara Guru Piduka berkaitan dengan musibah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta meminta BPBD Klungkung untuk melakukan pendataan dan melaporkan

peristiwa itu ke Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta agar nantinya bisa ditindaklanjuti sehingga bisa mendapat bantuan.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Klungkung pada utamanya agar tidak melakukan kegiatan membakar sampah.

Sebab sampai saat ini panas terik matahari di wilayah Klungkung masih terasa menyengat. Begitu juga angin cukup kencang sehingga sangat rawan jika melakukan kegiatan membakar sampah.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah,” tegasnya. Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung I Putu Suarta menambahkan ada tiga unit mobil Damkar dan satu mobil tangki yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 12.15. “Kami cukup kesulitan untuk memadamkan api karena yang terbakar adalah atap ijuk, di mana api cepat merembet dan sulit untuk dipadamkan,” ungkapnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago