Categories: Hukum & kriminal

Terungkap, Belasan Remaja Itu Geber Motor & Kibarkan Bendera di Jalan

DENPASAR- Belasan remaja pengguna motor yang menganggu ketertiban umum dengan konvoi ugal-ugalan di wilayah Denpasar pada Minggu (13/2) sore diamankan polisi dan pecalang.

 

Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan dia memimpin langsung pengejaran terhadap rombongan konvoi yang disebut-sebut berjumlah 100 sepeda motor.

 

“Ada kurang lebih seratus sepeda motor sambil bawa atribut bendera, ganggu dan halangi lalu lintas, sehingga saya instruksikan turun ke lapangan mengikuti mereka,” kata Kapolresta.

 

AKBP Bambang Yugo Pamungkas menambahkan, saat melakukan pengejaran para remaja itu, polisi dibantu TNI, Majelis Desa Adat, Satpol PP hingga Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Diadikpora) Kota Denpasar.

 

“ Kelompok remaja tersebut memulai aksi konvoi dari Jalan WR Supratman Tohpati, Denpasar Timur menuju Jalan Bypass Ngurah Rai. Mereka berputar-putar sambil menggeber-geber gas dan mengibarkan atribut bendera. Lalu sengaja memakai keseluruhan badan jalan sampai arus lalu lintas pengendara lain terganggu yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” jelas AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

 

Selain itu, ratusan remaja itu juga melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan tentunya berkerumun. Parahnya lagi, mereka justru memakaikan masker pada plat nomor kendaraan.

 

“Selain ugal-ugalan, konvoi ini mereka lakukan ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, mengingat angka kasus Covid-19 di Bali meningkat,” jelas mantan Kabagada Rolog Polda Metro Jaya itu.

 

Kapolresta mengatakan, total 12 motor diamankan dengan 18 orang. Sedangkan ada 70 motor menjadi target polisi. 

 

Mereka yang diamankan adalah remaja berinisal GAB, 15 tahun; GAP, 15, tahun; IMA, 16 tahun; IMA, 15 tahun; KSW, 14, tahun; IKVV, 14, tahun; KIJ, 15; MBL, 14; ASA, 14; IPA,15; AYU, 18; IBL, 15; IDA, 15; KLA, 14; ARA, 14; PDP, 13; KRS 13; dan IBP, 16. “Semua laki-laki, 14 masih SMP, tiga SMA dan satu bekerja sebagai Dekorasi,” bebernya. 

 

Adapun atribut bendera yang dibawa ada tiga, bertuliskan Unity Denpasar, King of Six dan Sanctification. Belum diketahui apakah mereka bagian dari geng motor atau ormas, karena masih dimintai keterangan. 

 

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago