Categories: Politika

Minta Uang Perdin Naik, Sekkab Puspaka “Ceramahi” Anggota Dewan

SINGARAJA – Rencana anggota DPRD Buleleng meminta tambahan alokasi anggaran perjalanan dinas (perdin), nampaknya tidak akan berjalan mulus.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) meminta agar dewan lebih memprioritaskan kebutuhan dasar, ketimbang alokasi perjalanan dinas.

Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka tak menampik kabar sejumlah anggota dewan yang meminta tambahan anggaran perdin.

Menurutnya, TAPD masih melakukan perhitungan dan kajian terhadap usulan tersebut. Kajian itu nantinya akan disampaikan pada Bupati Buleleng selaku pemegang kebijakan.

Dewa Puspaka menyatakan TAPD kini masih melakukan evaluasi berdasar kemampuan dan kondisi keuangan daerah.

Ia menegaskan tekanan terhadap postur anggaran pemerintah pada tahun 2020 mendatang, cukup berat. Ada beberapa hal dasar yang harus diselesaikan.

Salah satunya adalah kewajiban menuntaskan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi seluruh masyarakat Buleleng.

Untuk JKN saja, pemerintah membutuhkan anggaran hingga Rp 186 miliar. Belum lagi pembangunan Pasar Banyuasri yang membutuhkan anggaran Rp 130 miliar.

“Perintah APBD itu kan selesaikan kebutuhan dasar. Jadi JKN, itu prioritas, kemudian Pasar Banyuasri, ada lagi program air bersih di kecamatan.

Setelah itu baru kita hitung, seberapa kemampuan daerah,” kata Puspaka saat ditemui di Gedung DPRD Buleleng kemarin.

Terkait permintaan untuk menaikkan alokasi anggaran dan volume perjalanan dinas, Sekkab Puspaka mengaku akan melihat regulasi terlebih dulu.

Mengingat ada Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati yang harus dihitung. Selain itu ia juga meminta agar dewan bisa membedakan kebutuhan dan keinginan.

“Perjalanan dinas itu kebutuhannya apa, muaranya apa yang ingin dicari dari perjalanan dinas itu. Kan harus jelas. Jadi harus bisa dibedakan mana yang kebutuhan dan keinginan,

dan seberap penting urgensinya. Kami yakin anggota DPRD sangat paham seperti apa kondisi dan kemampuan keuangan daerah kita,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Buleleng mengajukan usulan menaikkan alokasi anggaran dan volume perjalanan dinas. Tak pelak wacana itu menuai pro dan kontra.

Kini DPRD Buleleng sebenarnya mendapat jatah perjalanan dinas maksimal 10 hari dalam sebulan. Untuk perjalanan dinas dalam daerah,

masing-masing anggota mendapat uang saku Rp 2,2 juta per hari, ditambah uang representasi Rp 300 ribu per hari.

Sementara untuk perjalanan dalam daerah, uang saku sebesar Rp 625ribu per hari ditambah uang representasi Rp 175ribu per hari.

Informasinya, dewan mengajukan usulan kenaikan uang saku dan dana representasi. Uang saku keluar daerah diusulkan naik menjadi Rp 2,9 juta per orang per hari.

Demikian pula degan uang representasi naik menjadi Rp 500ribu per orang per hari. Sementara untuk perjalanan dalam daerah,

uang saku naik menjadi Rp 750ribu per orang per hari, sedangkan uang representasi tetap Rp 175ribu per orang per hari. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago