Categories: Bali United

Chemistry Pemain Terjaga, Target Tiga Poin di Kandang Madura United

BOGOR – Sabtu lalu (17/8), Bali United menggelar sesi latihan terakhir di Lapangan Padjajaran, Kota Bogor.

Latihan berlangsung tertutup dan dihadiri oleh semua pemain termasuk Yabes Roni Malaifani yang masih dalam masa pemulihan cedera di Jakarta.

Seperti biasa, latihan tertutup ini adalah persiapan terakhir mereka sebekum bertolak ke Pamekasan, Madura kemarin.

Bisa dikatakan, kedatangan Bali United ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan, markas Madura United adalah untuk memetik keempat empat kali beruntun di laga tandang.

Sebelumnya, Bali United sudah memenangkan tiga pertandingan tandang menghadapi Perseru Badak Lampung, Persib Bandung, dan terakhir Tira Persikabo.

Kebetulan, Madura United dalam kondisi internal yang kurang baik. Ditahan imbang 2-2 oleh Persija Jakarta, Laskar Sapeh Kerrap – julukan Madura United juga masih belum dipastikan bisa diperkuat oleh Alexander Rakic.

Selain itu, tampaknya, menghadapi Bali United adalah hari penghakiman sang pelatih, Dejan Antonic bersama staf kepelatihannya.

Jika mendapatkan hasil minor kembali, posisi Dejan semakin terancam. Seperti biasa, Coach Teco tidak mau terlalu membahas calon lawannya.

Namun, tampaknya Coach Teco sudah menargetkan tiga poin menghadapi Andik Vermansyah dkk. “Soal target, sama.

Tapi mengenai target masih kami bicarakan secara pribadi ke pemain dan semua sudah tahu targetnya bagaimana disana,” ucap Teco.

Jika diamati dalam pertandingan menghadapi Tira Persikabo, ada hal baru yang dilakukan Teco. Bukan soal kejelian melihat peluang dengan memasukkan beberapa pemain, tetapi chemistry antar tim semakin padu.

Termasuk juga akurasi umpan dan serangan balik yang cukup efektif. Berdasar data statistik, akurasi umpan Dias Angga Putra dkk mencapai 81 persen.

Bisa jadi ini menjadi pakem anyar dari pelatih berpaspor Brazil tersebut. “Kami juga mungkin sudah ada waktu lebih bagus dari awal

musim untuk membangun teamwork. Sejak awal musim, pemain sudah lebih memiliki chemistry bagus,” ucapnya.

“Semua pemain punya kualitas yang bagus, tetapi mungkin sebelumnya mereka bermain sendiri-sendiri. Sekarang sudah bisa lebih baik lagi.

Mereka saling memberikan umpan, one two pass, dan sebagainya,” tambah pelatih yang sempat menjadi Pelatih Fisik Timnas Brazil U-20 itu.

 

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago