bmkg-himbau-masyarakat-bali-waspada-awan-cumulonimbus
NEGARA – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Statsiun Klimatologi Jembrana kembali mengeluarkan himbauan waspada.
Himbauan BMKG ini menyusul masih adanya potensi cuaca ektrem yang terjadi hingga seminggu mendatang.
Seperti disampaikan Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jembrana Rahmat Prasetia, Jumat (1/2).
Menurutnya, sesuai pengamatan BMKG, khususnya di wilayah selatan Bali masih terpantau adanya daerah bertekanan rendah yang menyebabkan terjadinya belokan masa udara di atas wilayah Bali.
Akibat belokan masa udara itu, kata Rahmat bisa memicu tumbuhnya awan-awan konvektif atau awan cumulonimbus yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
“Angin kencang dan hujan masih berpotensi terjadi. Namun perubahan cuaca itu tidak sesering hari-hari sebelumnya,” ujar Rahmat Prasetia.
Bahkan menurutnya, kondisi ini diperkirakan masih berpotensi terjadi selama satu minggu ke depan.
“Sekali lagi, kondisi ini terjadi karena masih dijumpai daerah bertekanan rendah di selatan Bali dan disertai hangatnya suhu muka laut di wilayah perairan sekitar Bali yang memberikan kontribusi terhadap penguapan air untuk pembentukan awan-awan hujan. Serta masa udara yang cukup basah di beberapa lapisan atmosfer di atas Bali”terangnya.
Bahkan lanjut Rahmat, selain angin kencang dan hujan lebat, potensi munculnya petir juga diperkirakan masih berpotensi terjadi.
Untuk itu, dengan adanya potensi cuaca buruk itu, Rahmat meminta masyarakat selalu waspada terhadap dampak dari cuaca buruk tersebut.
“Puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada akhir Januari hingga bulan Februari. Di laut juga berpotensi terjadi gelombang tinggi dan angin kencang,” pungkasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…