Categories: Bali

Kendalikan Transmisi Lokal, Sopir dari Zona Merah Bakal Dikarantina

GEROKGAK – Beragam upaya dilakukan untuk mencegah merebaknya kasus corona virus diseases (Covid-19) melalui transmisi lokal.

Salah satunya sopir truk yang bekerja membawa muatan barang keluar daerah Bali akan dilakukan karantina selama  dua hari.

Menurut Camat Gerokgak Made Juartawan, karantina kepada para sopir akan dilakukan setelah turunnya perintah Bupati Buleleng.

Jadi bukan hanya PMI yang dikarantina tetapi juga sopir truk yang membawa barang dari luar pulau Bali atau lintas provinsi.

Sopir yang dikarantina adalah khusus bagi mereka yang melakukan perjalanan menuju daerah zona merah penyebaran pandemi Covid-19.

Seperti daerah Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. “Kami diminta untuk mengisolasi mereka selama dua hari kedepan. Lokasi isolasi disiapkan oleh beberapa desa.

Namun, sebelum dilakukan isolasi desa harus melakukan pendataan. Siapa saja warganya yang menjadi sopir lintas luar Bali,” ujar Juartawan.

Menurutnya, perintah Bupati Buleleng untuk mengkarantina para sopir adalah langkah yang tepat dilakukan pemerintah daerah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus secara transmisi lokal.

“Karena daerah luar Bali seperti daerah Jawa, virus ini menyebar setelah adanya transmisi lokal. Nah ini yang akan kami kendalikan,” ucapnya.  

Untuk dimana mereka di karantina yakni di rumah warga dalam kondisi kosong. Dengan pengawasan nantinya oleh satgas gontong royong penanganan Covid-19 di desa.

“Jadi, desa yang akan bertanggung para sopir yang akan dikarantina. Bahkan bisa saja nanti sopir juga menjalani rapid tes setelah mereka berpergian pada daerah terjangkit virus corona,” ungkapnya.  

Dia menambahkan, sejauh ini wilayah Kecamatan Gerokgak ada sebanyak 80 pekerja migran Indonesia (PMI) yang melakukan karantina.

Dengan karantina tersebar di hotel, villa, rumah penduduk dan sekolah. Pengawasan karantina dilakukan oleh satgas gontong royong penanganan Covid-19 di desa.

Saat ini kondisi Kecamatan Gerokgak belum ada warganya yang terinfeksi positif virus corona atau tertular.

“Kami berharap mudah-mudah wilayah Gerokgak terus steril (bersih) dari penyebaran virus corona,” pungkasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: sopir truk

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago