kehabisan-uang-ngamen-di-pasar-5-remaja-bertato-diciduk
NEGARA – Lima pengamen yang biasa mangkal di Pasar Negara, Rabu pagi (24/4) diciduk.
Kelima remaja itu diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jembrana, karena dinilai mengganggu ketertiban umum, sehingga dipulangkan ke daerah asalnya.
Kasatpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi mengatakan, lima remaja yang diamankan berdasarkan laporan masyarakat karena mengganggu ketertiban umum di wilayah Jembrana. “Mereka dinilai mengganggu ketertiban umum, jadi kami amankan ke kantor,” terangnya.
Usai diamankan, kata Rai Budhi, lima remaja dengan tubuh penuh tatto tersebut selanjutnya diserahkan pada Dinas Sosial Jembrana untuk dipulangkan ke daerah asalnya.
“Mereka diantar ke Pelabuhan Gilimanuk, biar pulang daerah asalnya,” tandasnya.
Sementara itu, dari pengakuan kelima pengamen, mereka terpaksa nekat mengamen di Pasar Negara karena kehabisan bekal dan uang saat hendak pulang ke daerah asalnya di Sidoarjo, Jawa Timur.
Mereka terpaksa mengamen berlima agar bisa membeli makan dan ongkos pulang. “Kami terpaksa ngamen untuk beli makan pak,” tukasnya.
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…
Partai Demokrat secara tegas telah menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) serta menarik…
Shani Indira Natio mengumumkan kelulusannya dari JKT48. Usai menyampaikan kelulusannya, Gadis kelahiran Kebumen, 5 Oktober…