31.1 C
Jakarta
22 April 2024, 20:22 PM WIB

Ternyata Ini Pemicu Laka Maut Basis Navicula yang Memicu Tewasnya Afi

GIANYAR – Kecelakaan maut menimpa basis Navicula, Made Indra, 33, dan teman perempuannya, Afi Riyani, 22, saat melintas di Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler, Sukawati.

Mobil Daihatsu Xenia DK 1182 GK yang dikendarai lelaki berkacamata hitam ini menabrak pohon perindang, pembatas jalan, lalu menubruk beton penyangga warung di TKP.

Akibat insiden itu, Made Indra mengalami luka berat, sementara teman perempuannya, Afi Riyani, tewas di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Gianyar AKP Gusti Udayani Addi belum biaa memastikan penyebab kecelakaan.

“Kami tidak temukan ada minuman keras. Kami juga belum pastikan ada kabar cekcok (di dalam mobil saat berkendara, red). Dugaan sementara pengemudi (Indra, red) mengantuk,” terangnya.

Disinggung mengenai kecepatan mobil, bisa dipastikan melaju dalam kecepatan tinggi. “Kalau dilihat dari kerusakan mobil, itu lebih kencang. Apalagi jalannya mulus dan kondisinya sepi, memungkinkan untuk ngebut,” terangnya. 

Dalam kasus ini, kepolisian masih minim petunjuk. “Saksi tidak ada yang melihat. TKP ramai kan setelah kejadian. Korban juga masih tergolek di rumah sakit,” jelasnya.

Mengenai penanganan perkara semacam itu, polisi belum bisa mengambil sikap. “Kalau kecelakaan tunggal, pengemudi jadi korban. Sekarang korban belum bisa dimintai keterangan,” terangnya.

Mengenai kerusakan yang menimpa bagian warung, Udayani belum mengarah sejauh itu. “Kerusakan sedikit. Kami rasa keluarga sedang fokus ke korban dulu,” tukasnya. 

GIANYAR – Kecelakaan maut menimpa basis Navicula, Made Indra, 33, dan teman perempuannya, Afi Riyani, 22, saat melintas di Jalan Raya Sakah, Desa Batuan Kaler, Sukawati.

Mobil Daihatsu Xenia DK 1182 GK yang dikendarai lelaki berkacamata hitam ini menabrak pohon perindang, pembatas jalan, lalu menubruk beton penyangga warung di TKP.

Akibat insiden itu, Made Indra mengalami luka berat, sementara teman perempuannya, Afi Riyani, tewas di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Gianyar AKP Gusti Udayani Addi belum biaa memastikan penyebab kecelakaan.

“Kami tidak temukan ada minuman keras. Kami juga belum pastikan ada kabar cekcok (di dalam mobil saat berkendara, red). Dugaan sementara pengemudi (Indra, red) mengantuk,” terangnya.

Disinggung mengenai kecepatan mobil, bisa dipastikan melaju dalam kecepatan tinggi. “Kalau dilihat dari kerusakan mobil, itu lebih kencang. Apalagi jalannya mulus dan kondisinya sepi, memungkinkan untuk ngebut,” terangnya. 

Dalam kasus ini, kepolisian masih minim petunjuk. “Saksi tidak ada yang melihat. TKP ramai kan setelah kejadian. Korban juga masih tergolek di rumah sakit,” jelasnya.

Mengenai penanganan perkara semacam itu, polisi belum bisa mengambil sikap. “Kalau kecelakaan tunggal, pengemudi jadi korban. Sekarang korban belum bisa dimintai keterangan,” terangnya.

Mengenai kerusakan yang menimpa bagian warung, Udayani belum mengarah sejauh itu. “Kerusakan sedikit. Kami rasa keluarga sedang fokus ke korban dulu,” tukasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/