25 C
Jakarta
16 Juni 2024, 8:58 AM WIB

Karena Gelombang Tinggi di Kusamba, Penyeberangan Dialihkan ke Pelabuhan Padangbai

SEMARAPURA-Gelombang tinggi kembali terjadi di perairan Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Rabu (31/8). Gelombang setinggi dua meter itu membuat aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan Desa Kusamba tidak dapat dilakukan sehingga dialihkan ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

 

Petugas Syahbandar Kusamba, Wayan Mujaya yang ditemui di Pelabuhan Tribuana, Kusamba menuturkan, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tribuana dan Banjar Bias berjalan normal pada pagi kemarin. Setidaknya tiga penyeberangan ke Nusa Penida dapat terlayani. Hanya saja sekitar pukul 08.30, gelombang mulai tinggi sekitar dua meter. “Di tengah laut gelombangnya tenang, hanya gelombang di pinggir pantai cukup tinggi sehingga menyulitkan dilakukannya bongkar muat penumpang,” terangnya.

 

Atas kondisi tersebut, penyeberangan di dua pelabuhan itu dialihkan ke Pelabuhan Padangbai mulai pukul 09.00. “Sementara di Pelabuhan Kampung Kusamba dapat dilakukan karena di sana ada ponton yang menjorok ke dalam laut sehingga gelombangnya tidak besar. Gelombangnya besar di pinggir pantai, kalau agak ke dalam tenang,” katanya.

 

Menurutnya bulan-bulan ini semestinya gelombang tenang normal dan baik untuk kegiatan penyeberangan. “Kalau sasih kapat, seharusnya gelombang tenang,” tandasnya. (ayu)

SEMARAPURA-Gelombang tinggi kembali terjadi di perairan Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Rabu (31/8). Gelombang setinggi dua meter itu membuat aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan Desa Kusamba tidak dapat dilakukan sehingga dialihkan ke Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

 

Petugas Syahbandar Kusamba, Wayan Mujaya yang ditemui di Pelabuhan Tribuana, Kusamba menuturkan, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tribuana dan Banjar Bias berjalan normal pada pagi kemarin. Setidaknya tiga penyeberangan ke Nusa Penida dapat terlayani. Hanya saja sekitar pukul 08.30, gelombang mulai tinggi sekitar dua meter. “Di tengah laut gelombangnya tenang, hanya gelombang di pinggir pantai cukup tinggi sehingga menyulitkan dilakukannya bongkar muat penumpang,” terangnya.

 

Atas kondisi tersebut, penyeberangan di dua pelabuhan itu dialihkan ke Pelabuhan Padangbai mulai pukul 09.00. “Sementara di Pelabuhan Kampung Kusamba dapat dilakukan karena di sana ada ponton yang menjorok ke dalam laut sehingga gelombangnya tidak besar. Gelombangnya besar di pinggir pantai, kalau agak ke dalam tenang,” katanya.

 

Menurutnya bulan-bulan ini semestinya gelombang tenang normal dan baik untuk kegiatan penyeberangan. “Kalau sasih kapat, seharusnya gelombang tenang,” tandasnya. (ayu)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/