32.2 C
Jakarta
26 Mei 2024, 12:42 PM WIB

Keren! Puluhan KK Miskin di Klungkung Diusahakan Punya Rumah Layak

SEMARAPURA – Puluhan Kepala Keluarga (KK) kurang mampu di Kabupaten Klungkung tinggal di tempat tidak layak huni. Bahkan beberapa di antaranya tidak memiliki tanah pribadi dan tinggal di lahan garapan milik orang lain.

Melihat kondisi tersebut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berkunjung ke Direktorat Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Selasa (1/11) untuk memperjuangkan nasib puluhan KK kurang mampu di Kabupaten Klungkung tersebut.

Bupati Suwirta bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Robben Rico dan disambut langsung Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekejap itu, mereka membahas rancangan rumah KK kurang mampu dan tempat pemberdayaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta mengungkapkan pihaknya berencana memohon lahan milik Pemprov Bali di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan,  untuk membangun rumah bagi puluhan KK kurang mampu tersebut.

Tidak hanya sebagai tempat tinggal, dia juga berencana memanfaatkan lahan tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh KK kurang mampu untuk bercocok tanam sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Di lahan itu, KK miskin dapat menanam sayuran seperti bayam, kangkung, bahkan untuk peternakan babi dan lele. Konsep ini sudah saya rancang sejak lama, melihat puluhan KK miskin di Klungkung banyak yang tidak memiliki tempat tinggal,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Robben Rico mendengar hal tersebut menyambut baik rencana pembangunan rumah KK miskin dan sekaligus tempat pemberdayaan yang diusulkan. “Siapkan lahannya, rumah tipe 36 akan dibangun langsung dari Kementerian sosial,” tandasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 

 

 

SEMARAPURA – Puluhan Kepala Keluarga (KK) kurang mampu di Kabupaten Klungkung tinggal di tempat tidak layak huni. Bahkan beberapa di antaranya tidak memiliki tanah pribadi dan tinggal di lahan garapan milik orang lain.

Melihat kondisi tersebut Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berkunjung ke Direktorat Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Selasa (1/11) untuk memperjuangkan nasib puluhan KK kurang mampu di Kabupaten Klungkung tersebut.

Bupati Suwirta bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Robben Rico dan disambut langsung Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekejap itu, mereka membahas rancangan rumah KK kurang mampu dan tempat pemberdayaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta mengungkapkan pihaknya berencana memohon lahan milik Pemprov Bali di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan,  untuk membangun rumah bagi puluhan KK kurang mampu tersebut.

Tidak hanya sebagai tempat tinggal, dia juga berencana memanfaatkan lahan tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh KK kurang mampu untuk bercocok tanam sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Di lahan itu, KK miskin dapat menanam sayuran seperti bayam, kangkung, bahkan untuk peternakan babi dan lele. Konsep ini sudah saya rancang sejak lama, melihat puluhan KK miskin di Klungkung banyak yang tidak memiliki tempat tinggal,” ujarnya.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Robben Rico mendengar hal tersebut menyambut baik rencana pembangunan rumah KK miskin dan sekaligus tempat pemberdayaan yang diusulkan. “Siapkan lahannya, rumah tipe 36 akan dibangun langsung dari Kementerian sosial,” tandasnya. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 

 

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/