26.8 C
Jakarta
18 Juni 2024, 23:30 PM WIB

KPU dan Bawaslu Badung Ajukan Anggaran Pilkada Rp 33,6 Miliar

MANGUPURA – Pilkada Badung bakal berlangsung tahun 2020 mendatang. KPU Badung dan Bawaslu Badung juga telah mengajukan anggaran kepada Pemkab Badung.

KPU Badung  mengajukan anggaran senilai Rp 25 miliar dan Bawaslu menyodorkan anggaran Rp 8,6 miliar. Total dana yang diajukan Rp 33,6 miliar.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, kebutuhan anggaran untuk Pilkada Badung mengacu pada penyelenggaraan Pilgub Bali.

Sebab jadwal dan program Pilkada serentak tahun 2020 belum ada. Mengenai perincian kegiatan dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp 25 miliar.

Anggaran ini mengalami kenaikan dari Pilbup tahun 2015 yang total anggarannya Rp 19 miliar. “Yang jelas, karena peraturan terkait pilkada serentak belum turun, maka kami mengacu pada penyelengggarakan Pilgub Bali,” tegasnya.

Kata dia, untuk anggaran diajukan ke Pemkab Badung tetapi pengajuan anggaran tersebut hanya sebagai gambaran awal.

Karena pihaknya juga harus menyusun dulu drafrnya untuk semua tahapan yang sekiranya dianggap sama itemnya seperti pelaksanaan Pilgub Bali tahun 2018 beberapa waktu lalu.

Namun prinsipnya tahapan sama dengan semua  penyelenggaraan pemilu yang ada. Mulai dari tahapan perencanaan, sosialisasi, pendataan pemilih, pencalonan, kampanye, debat calon,

tahap pencoblosan, penghitungan dan rekapitulasi suara, penetapan calon terpilih, hingga antisipasi adanya gangguan hukum.

“Nanti bila aturan pasti sudah ada, anggaran yang diajukan Rp 25 miliar akan disesuaikan,” kata pria asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal itu.

Sementara, untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma mengakui juga sudah mengajukan anggaran untuk pengawasan Pilkada Badung 2020 mendatang.

Total anggaran diajukan sebesar Rp 8,6 miliar. Anggaran ini untuk kebutuhan pengawasan serta honor dari jajaran pengawas baik tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara.

“Ya kami ajukan (anggaran Pilkada Badung 2020). Secara umum tidak jauh berbeda dengan sebelumnya,” pungkasnya. 

MANGUPURA – Pilkada Badung bakal berlangsung tahun 2020 mendatang. KPU Badung dan Bawaslu Badung juga telah mengajukan anggaran kepada Pemkab Badung.

KPU Badung  mengajukan anggaran senilai Rp 25 miliar dan Bawaslu menyodorkan anggaran Rp 8,6 miliar. Total dana yang diajukan Rp 33,6 miliar.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, kebutuhan anggaran untuk Pilkada Badung mengacu pada penyelenggaraan Pilgub Bali.

Sebab jadwal dan program Pilkada serentak tahun 2020 belum ada. Mengenai perincian kegiatan dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp 25 miliar.

Anggaran ini mengalami kenaikan dari Pilbup tahun 2015 yang total anggarannya Rp 19 miliar. “Yang jelas, karena peraturan terkait pilkada serentak belum turun, maka kami mengacu pada penyelengggarakan Pilgub Bali,” tegasnya.

Kata dia, untuk anggaran diajukan ke Pemkab Badung tetapi pengajuan anggaran tersebut hanya sebagai gambaran awal.

Karena pihaknya juga harus menyusun dulu drafrnya untuk semua tahapan yang sekiranya dianggap sama itemnya seperti pelaksanaan Pilgub Bali tahun 2018 beberapa waktu lalu.

Namun prinsipnya tahapan sama dengan semua  penyelenggaraan pemilu yang ada. Mulai dari tahapan perencanaan, sosialisasi, pendataan pemilih, pencalonan, kampanye, debat calon,

tahap pencoblosan, penghitungan dan rekapitulasi suara, penetapan calon terpilih, hingga antisipasi adanya gangguan hukum.

“Nanti bila aturan pasti sudah ada, anggaran yang diajukan Rp 25 miliar akan disesuaikan,” kata pria asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal itu.

Sementara, untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma mengakui juga sudah mengajukan anggaran untuk pengawasan Pilkada Badung 2020 mendatang.

Total anggaran diajukan sebesar Rp 8,6 miliar. Anggaran ini untuk kebutuhan pengawasan serta honor dari jajaran pengawas baik tingkat kecamatan hingga tempat pemungutan suara.

“Ya kami ajukan (anggaran Pilkada Badung 2020). Secara umum tidak jauh berbeda dengan sebelumnya,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/