SEMARAPURA – 11 ekor lumba-lumba terdampar di Pantai Jumpai dan Batu Tumpeng, Klungkung, Kamis kemarin (27/5).
Belum diketahui secara pasti penyebab belasan lumba-lumba itu bisa terdampar di sana namun diperkirakan karena terbawa gelombang tinggi.
Warga telah melihat lumba-lumba terdampar di pantai itu sejak sore hari. Warga yang melihat hal itu berupaya untuk mendorong lumba-lumba kembali ke tengah laut.
Namun, ternyata lumba-lumba yang terdapat semakin banyak hingga malam hari. “Total ada 11 lumba-lumba yang ditemukan terdampar antara Pantai Jumpai dan Batu Tumpeng,” ujar Kalak BPBD Klungkung, Putu Widiada, kemarin malam.
Ia tidak tahu secara pasti penyebab lumba-lumba tersebut terdampar di pantai itu. Diperkirakan lantaran terbawa gelombang tinggi.
Saat ditemukan terdampar, lumba-lumba itu dalam kondisi luka diduga karena terbentur bebatuan yang berada di bibir pantai itu.
Akibatnya baru 10 lumba-lumba yang berhasil di dorong ke tengah laut oleh warga dan instansi terkait.
“Dan ada satu lumba-lumba yang lukanya cukup parah. Sehingga kami buatkan lubang dulu untuk menempati lumba-lumba itu. Rencananya pagi nanti baru akan kami lepas ke laut,” terangnya.