33.8 C
Jakarta
19 Mei 2024, 14:59 PM WIB

Tak Ada Penyakit, Terpapar Covid, Ajudan Walikota Denpasar Meninggal

DENPASAR – Covid-19 kembali merenggut nyawa aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintahan Kota Denpasar.

Ajudan WaliKota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bernama Kadek Gunantara dilaporkan meninggal dunia, Jumat (12/2) lalu.

Pria 32 tahun itu meninggal dunia sekitar pukul 16.50 Wita setelah sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19. 

Sebelumnya Kadis Pertanian Denpasar I Gede Ambara Putra dan Kepala Inspektorat Denpasar IB Gede Sidharta terlebih dahulu meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Kabag Bina Program dan Publiksi RSUD Wangaya I Ketut Sutikayasa mengatakan, sebelum meninggal, almarhum sempat mendapat penanganan di RS Graha Bakti Medika, Klungkung, 10 Februari lalu.

Kemudian, almarhum dirujuk ke RS Wangaya untuk dibawa ke ruang isolasi. Sekitar 22.30 Wita, almarhum mengalami sesak lalu dipindah ke ruang ICU Covid-19.

Jumat (12/2) lalu, kondisinya kian menurun.  “Almarhum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.50 Wita,” kata Sutikayasa.

Menurut Sutikayasa, almarhum Kadek Gunantara tidak memiliki riwayat penyakit lain sebelum terpapar Covid-19. Almarhum sehat bugar.

Hanya  mengalami sesak dan memang hasil swab positif.  Secara kronologi pada 8 Februari sempat ke IGD RS Wangaya dirapid antigen dan hasilnya positif.

Sayangnya saat itu ruang isolasi RS Wangaya penuh. Pihak rumah sakit berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang menangani Covid-19 yang kosong dan hanya ada di RS Klungkung.

“Makanya sempat dirawat di RS Klungkung. Karena penuh di Wangaya kami tim Covid-19 komunikasikan punya  link. Dimana ada yang kosong paling dekat maka kirim ke Klungkung,” terangnya.

DENPASAR – Covid-19 kembali merenggut nyawa aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintahan Kota Denpasar.

Ajudan WaliKota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bernama Kadek Gunantara dilaporkan meninggal dunia, Jumat (12/2) lalu.

Pria 32 tahun itu meninggal dunia sekitar pukul 16.50 Wita setelah sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19. 

Sebelumnya Kadis Pertanian Denpasar I Gede Ambara Putra dan Kepala Inspektorat Denpasar IB Gede Sidharta terlebih dahulu meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Kabag Bina Program dan Publiksi RSUD Wangaya I Ketut Sutikayasa mengatakan, sebelum meninggal, almarhum sempat mendapat penanganan di RS Graha Bakti Medika, Klungkung, 10 Februari lalu.

Kemudian, almarhum dirujuk ke RS Wangaya untuk dibawa ke ruang isolasi. Sekitar 22.30 Wita, almarhum mengalami sesak lalu dipindah ke ruang ICU Covid-19.

Jumat (12/2) lalu, kondisinya kian menurun.  “Almarhum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.50 Wita,” kata Sutikayasa.

Menurut Sutikayasa, almarhum Kadek Gunantara tidak memiliki riwayat penyakit lain sebelum terpapar Covid-19. Almarhum sehat bugar.

Hanya  mengalami sesak dan memang hasil swab positif.  Secara kronologi pada 8 Februari sempat ke IGD RS Wangaya dirapid antigen dan hasilnya positif.

Sayangnya saat itu ruang isolasi RS Wangaya penuh. Pihak rumah sakit berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang menangani Covid-19 yang kosong dan hanya ada di RS Klungkung.

“Makanya sempat dirawat di RS Klungkung. Karena penuh di Wangaya kami tim Covid-19 komunikasikan punya  link. Dimana ada yang kosong paling dekat maka kirim ke Klungkung,” terangnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/