23.5 C
Jakarta
17 April 2024, 20:55 PM WIB

KLIR! BCL Tegaskan Tidak Terpapar Covid 19 Pasca Liburan di Bali

DENPASAR – Artis Ibukota, Bunga Citra Lestari (BCL) kini menjadi sorotan publik pasca mengaku positif virus Covid 19 melalui Instagram yang memiliki 18 juta follower tersebut.

Pengakuan itu dia sampaikan usai mengunggah sejumlah foto-foto dirinya di Bali. Sejumlah kalangan menilai jika BCL terkena virus corona di Bali.

Menanggapi hal ini, BCL pun kemudian segera mengklarifikasi hal ini. “Saya pergi ke Bali dari tanggal 29 Mei – 2 Juni 2021,” tulis BCL di akun media sosialnya, Rabu (16/6).

Kemudian, ia sudah kembali bekerja seperti biasa di Jakarta dengan menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, pada tanggal 12 Juni 2021, ia sudah test PCR dan hasilnya negatif.

Namun esoknya, tepatnya 13 Juni 2021, beberapa dancer BCL dinyatakan positif Covid 19 setelah berinteraksi dengan diri BCL pada 10 Juni 2021. BCL pun memeriksakan dirinya kembali.

“Saya test PCR kembali tanggal 14 Juni 2021 dan dinyatakan positif,” akunya. Hal ini sekaligus menegaskan, bahwa BCL tidak terkena virus Covid 19 di Bali.

Meski, dua Minggu sebelumnya ia berada di Bali untuk liburan. “Saya tidak pernah mengeluarkan statement bahwa saya terpapar Covid 19 dikarenakan sehabis liburan dari Bali,” tegasnya.

Pengumuman BCL yang mengaku positif virus Covid 19 ke publik memang menjadi bumerang besar bagi dirinya dan termasuk pariwisata di Bali yang berencana buka pada bulan Juli 2021 ini.

Sebab, bisa saja orang beranggapan bahwa BCL positif Covid 19 pasca liburan ke Bali. Analisis ini juga di sampaikan oleh JRX, drummer Superman Is Dead melalui akun Instagram miliknya.

“Yang jadi pertanyaan besar (meski semua orang yang punya nalar sudah tahu jawabannya), kenapa BCL mesti pengumuman ke publik kalau dia kena Covid?

Dia cukup bodxh kah untuk sadar jika pengumuman ke 18 juta follower-nya bisa berisiko terhadap rencana dibukanya pariwisata Bali di Juli 2021 ini?,” singgung JRX.

JRX memang khawatir, dengan apa yang dilakukan oleh BCL. Sebab, baginya, statemen BCL dapat berdampak buruk bagi pulau Dewata yang hendak perlahan bangkit dari keterpurukannya ini.

“Bali sudah kena prank beberapa kali dijanjikan pariwisata akan di buka? Nyatanya selalu diundur lagi, dan lagi, dan lagi karena tiba-tiba “katanya” kasusnya naik.

Secara logika, pengumuman BCL tentang penyakit kebanggaannya itu akan membantu Bali bangkit atau malah bakalan nyungsep (lagi, lagi dan lagi)?” pungkasnya. 

DENPASAR – Artis Ibukota, Bunga Citra Lestari (BCL) kini menjadi sorotan publik pasca mengaku positif virus Covid 19 melalui Instagram yang memiliki 18 juta follower tersebut.

Pengakuan itu dia sampaikan usai mengunggah sejumlah foto-foto dirinya di Bali. Sejumlah kalangan menilai jika BCL terkena virus corona di Bali.

Menanggapi hal ini, BCL pun kemudian segera mengklarifikasi hal ini. “Saya pergi ke Bali dari tanggal 29 Mei – 2 Juni 2021,” tulis BCL di akun media sosialnya, Rabu (16/6).

Kemudian, ia sudah kembali bekerja seperti biasa di Jakarta dengan menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, pada tanggal 12 Juni 2021, ia sudah test PCR dan hasilnya negatif.

Namun esoknya, tepatnya 13 Juni 2021, beberapa dancer BCL dinyatakan positif Covid 19 setelah berinteraksi dengan diri BCL pada 10 Juni 2021. BCL pun memeriksakan dirinya kembali.

“Saya test PCR kembali tanggal 14 Juni 2021 dan dinyatakan positif,” akunya. Hal ini sekaligus menegaskan, bahwa BCL tidak terkena virus Covid 19 di Bali.

Meski, dua Minggu sebelumnya ia berada di Bali untuk liburan. “Saya tidak pernah mengeluarkan statement bahwa saya terpapar Covid 19 dikarenakan sehabis liburan dari Bali,” tegasnya.

Pengumuman BCL yang mengaku positif virus Covid 19 ke publik memang menjadi bumerang besar bagi dirinya dan termasuk pariwisata di Bali yang berencana buka pada bulan Juli 2021 ini.

Sebab, bisa saja orang beranggapan bahwa BCL positif Covid 19 pasca liburan ke Bali. Analisis ini juga di sampaikan oleh JRX, drummer Superman Is Dead melalui akun Instagram miliknya.

“Yang jadi pertanyaan besar (meski semua orang yang punya nalar sudah tahu jawabannya), kenapa BCL mesti pengumuman ke publik kalau dia kena Covid?

Dia cukup bodxh kah untuk sadar jika pengumuman ke 18 juta follower-nya bisa berisiko terhadap rencana dibukanya pariwisata Bali di Juli 2021 ini?,” singgung JRX.

JRX memang khawatir, dengan apa yang dilakukan oleh BCL. Sebab, baginya, statemen BCL dapat berdampak buruk bagi pulau Dewata yang hendak perlahan bangkit dari keterpurukannya ini.

“Bali sudah kena prank beberapa kali dijanjikan pariwisata akan di buka? Nyatanya selalu diundur lagi, dan lagi, dan lagi karena tiba-tiba “katanya” kasusnya naik.

Secara logika, pengumuman BCL tentang penyakit kebanggaannya itu akan membantu Bali bangkit atau malah bakalan nyungsep (lagi, lagi dan lagi)?” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/