27.3 C
Jakarta
20 Juni 2024, 3:14 AM WIB

Tabung Gas LPG 3 Kg Meledak, Ibu Rumah Tangga Terbakar

RadarBali.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka bakar setelah tabung gas melon berukuran 3 kilogram di dapur rumahnya meledak.

Made Suartini, 42 ditemukan tergeletak dengan kondisi luka bakar oleh suaminya setelah mendengar teriakan dan suara ledakan sekitar pukul 06.00 Minggu (17/9) kemarin.

Suami korban Maniarta yang ditemui di ruangan tindakan IGD RS Sanglah mengatakan, insiden nahas yang menimpa istrinya terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.

Kala itu Suartini berada di dapur sedang memasak air dan membuat roti bolu. Saat akan menghidupkan kompor gas, seketika kompor gas yang dihidupkan meledak.

Suartini tak tahu bahwa tabung gas berukuran 3 kilogram bocor. Tabung gas yang meledak langsung membakar sekujur tubuh.

Karena dapur bersebelahan dengan kamar mandi. Suartini berlari untuk mengambil air dan kain basah untuk memadamkan api.

Setelah api padam, Suartini berteriak untuk meminta tolong. “Saya yang saat itu sedang terlelap tidur terbangun dan berlari ke dapur. Setiba di dapur Suartini dalam kondisi tergelak dengan tubuh penuh luka bakar,” ungkap pria yang tinggal di Desa Penatahan, Penebel, Tabanan.

Dituturkan Maniarta, Suartini sempat mendapat perawatan medis di RSUD Tabanan. Namun karena kondisi luka bakar cukup serius, kemudian dirujuk ke RS Sanglah Denpasar. 

Akibat kejadian tersebut Suartini mengalami luka bakar di bagian wajah, kedua tangan dan kedua kaki. Kulitnya pun terkelupas dengan derajat luka bakarnya sekitar 65 persen.

Kondisi Suartini saat ini sudah sadar. Dokter menyarankan Suartini agar dirawat intensif di ruangan burt unit luka bakar RS Sanglah.

Karena keterbatasan biaya berobat di rumah sakit. “Saya meminta ijin kepada dokter agar Suartini dirawat jalan di rumah,” pungkasnya. 

RadarBali.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka bakar setelah tabung gas melon berukuran 3 kilogram di dapur rumahnya meledak.

Made Suartini, 42 ditemukan tergeletak dengan kondisi luka bakar oleh suaminya setelah mendengar teriakan dan suara ledakan sekitar pukul 06.00 Minggu (17/9) kemarin.

Suami korban Maniarta yang ditemui di ruangan tindakan IGD RS Sanglah mengatakan, insiden nahas yang menimpa istrinya terjadi sekitar pukul 06.00 pagi.

Kala itu Suartini berada di dapur sedang memasak air dan membuat roti bolu. Saat akan menghidupkan kompor gas, seketika kompor gas yang dihidupkan meledak.

Suartini tak tahu bahwa tabung gas berukuran 3 kilogram bocor. Tabung gas yang meledak langsung membakar sekujur tubuh.

Karena dapur bersebelahan dengan kamar mandi. Suartini berlari untuk mengambil air dan kain basah untuk memadamkan api.

Setelah api padam, Suartini berteriak untuk meminta tolong. “Saya yang saat itu sedang terlelap tidur terbangun dan berlari ke dapur. Setiba di dapur Suartini dalam kondisi tergelak dengan tubuh penuh luka bakar,” ungkap pria yang tinggal di Desa Penatahan, Penebel, Tabanan.

Dituturkan Maniarta, Suartini sempat mendapat perawatan medis di RSUD Tabanan. Namun karena kondisi luka bakar cukup serius, kemudian dirujuk ke RS Sanglah Denpasar. 

Akibat kejadian tersebut Suartini mengalami luka bakar di bagian wajah, kedua tangan dan kedua kaki. Kulitnya pun terkelupas dengan derajat luka bakarnya sekitar 65 persen.

Kondisi Suartini saat ini sudah sadar. Dokter menyarankan Suartini agar dirawat intensif di ruangan burt unit luka bakar RS Sanglah.

Karena keterbatasan biaya berobat di rumah sakit. “Saya meminta ijin kepada dokter agar Suartini dirawat jalan di rumah,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/