SINGARAJA – Warga Buleleng patut waspada. Penyebabnya kini terjadi aksi keprok kaca yang menyasar para pemilik mobil.
Salah satu korbannya adalah Putu Nesa, 67, warga Desa Kalianget, Seririt. Mobil miliknya menjadi sasaran aksi keprok kaca.
Kejadian bermula ketika korban hendak mengambil uang di BPD Seririt, sekitar pukul 11.00 siang. Saat itu korban memarkir mobil DK 1269 YV miliknya, di sebelah barat Bank.
Sekembalinya dari Bank, korban mendapati kaca pintu mobil belakang sebelah kiri pecah. Tas yang berisi surat-surat pun raib dibawa pelaku.
Saat itu di dalam tas tersimpan BPKB sepeda motor, surat undangan rapat, dan stempel. Tidak ada uang selembar pun. Hanya sebuah kaca mata berikut kotaknya yang hilang.
“Ada ibu-ibu yang bilang kalau mobil saya dikepruk kacanya. Katanya ambil tas dan kabur. Dia sempat teriak-teriak, tapi tak ada yang ngeh,” kata Nesa kemarin.
Korban pun langsung melaporkan kasus itu ke Mapolsek Seririt. Yang menarik, sehari berselang, korban mendapati tasnya kembali.
Tas itu ditemukan di dekat Setra Desa Pakraman Banjar. Tas pertama kali ditemukan warga setempat dan diketahui oleh Kadek Marga, salah seorang tetangga korban.
Kadek Marga lantas mengembalikan tas itu pada korban. Selanjutnya penemuan tas itu juga dilaporkan ke Polsek Seririt.
“Mungkin karena tidak ada uang di dalam tas. Cuma ada BPKB sepeda motor, surat undangan rapat dan stempel. Setelah kaca mobilnya diperbaiki di bengkel, kena Rp 420 ribu,” ujarnya.
Kapolsek Seririt AKP Dewa Anom membenarkan kasus tersebut. Menurutnya, polisi tengah menyelidiki kasus tersebut, meski tidak ada barang berharga yang hilang.
Diduga pelaku melakukan hendak mencuri barang berharga, namun harus gigit jari. “Memang korban nihil kerugian uang, tapi tetap kami masih lidik,” ujarnya.
Dewa Anom pun menghimbau agar masyarakat tetap waspada. Terutama tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil.
“Masyarakat jangan meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Sehingga bisa mencegah tindak kejahatan,” tandas Dewa Anom.