Warning: Undefined variable $reporternya in /var/www/devwpradar/wp-content/themes/Newspaper/functions.php on line 229
27.3 C
Jakarta
21 Juli 2024, 5:02 AM WIB

Bupati Badung Hadiri Upacara Suci di Desa Adat Jimbaran

KUTA SELATAN, radarbali.id- Sebagai wujud komitmen Pemkab Badung melestarikan adat agama tradisi seni dan budaya, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, dan Atma Wedana di Wantilan Desa Adat Jimbaran, Sabtu (3/9).

Turut hadir Camat Kuta Selatan, I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Kelihan Desa Adat Jimbaran sekaligus Ketua Karya I Gusti Made Rai Dirga, Perwakilan Majelis Desa Adat Badung, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan krama Desa Adat Jimbaran melaksanakan yadnya sebagai wujud dharmaning leluhur.

Atas nama Pemkab Badung, Bupati Giri Prasta mendoakan karya berjalan dengan baik.

“Inilah yang dimaksud sebagai salah satu bentuk kita bergotong royong menyelesaikan yadnya yang kita persembahkan kepada alam beserta isinya,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab Badung memberikan bantuan Rp400 juta dan dana pribadi bupati sebesar Rp25 juta mendukung suksesnya pelaksanaan karya tersebut agar jangan sampai krama Desa Adat Jimbaran mengeluarkan dana untuk urunan.

“Kalau melakukan punia pribadi itu tidak apa-apa, punia wajib tidak ada,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengatakan banyak rangkaian dari upacara nyekah yang patut dilaksanakan oleh krama sebagai peserta nyekah, mulai dari ngangget don bingin, murwa daksina, meprelina puspa, meajar-ajar, dan terakhir mamitang ke Pura Dalem dan ngelinggihang di masing-masing merajan.

“Yang terakhir dan utama adalah saat ngelinggihang disebut Dewa Pratista bermakna menyatukan bumi dengan langit dengan konsep padu muka. Kami harapkan, semua prosesi upacara tersebut dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggung jawab serta wujud bakti kita kepada leluhur yang diupacarai,” pintanya.

Kelian Desa Adat Jimbaran menyampaikan terima kasih kepada bupati yang ikut mendoakan agar karya terlaksana dengan baik dan lancar.

Karya ini diadakan untuk ke-6 kalinya dalam rangka mengurangi beban masyarakat, persiapan karya dimulai 15 Juli dan menghabiskan waktu kurang lebih tiga bulan serta melibatkan peserta Ngaben 211, Nyekah 265 sawa, dan peserta Metatah 47 orang.

 “Kami mewakili masyarakat Desa Adat Jimbaran mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung karena sudah memberikan bantuan guna mendukung karya yang kami laksanakan di Desa Adat Jimbaran ini,” ujarnya. (dwi/ken)

KUTA SELATAN, radarbali.id- Sebagai wujud komitmen Pemkab Badung melestarikan adat agama tradisi seni dan budaya, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta menghadiri Karya Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, dan Atma Wedana di Wantilan Desa Adat Jimbaran, Sabtu (3/9).

Turut hadir Camat Kuta Selatan, I Ketut Gede Arta, Lurah Jimbaran I Wayan Kardiyasa, Kelihan Desa Adat Jimbaran sekaligus Ketua Karya I Gusti Made Rai Dirga, Perwakilan Majelis Desa Adat Badung, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan krama Desa Adat Jimbaran melaksanakan yadnya sebagai wujud dharmaning leluhur.

Atas nama Pemkab Badung, Bupati Giri Prasta mendoakan karya berjalan dengan baik.

“Inilah yang dimaksud sebagai salah satu bentuk kita bergotong royong menyelesaikan yadnya yang kita persembahkan kepada alam beserta isinya,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab Badung memberikan bantuan Rp400 juta dan dana pribadi bupati sebesar Rp25 juta mendukung suksesnya pelaksanaan karya tersebut agar jangan sampai krama Desa Adat Jimbaran mengeluarkan dana untuk urunan.

“Kalau melakukan punia pribadi itu tidak apa-apa, punia wajib tidak ada,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengatakan banyak rangkaian dari upacara nyekah yang patut dilaksanakan oleh krama sebagai peserta nyekah, mulai dari ngangget don bingin, murwa daksina, meprelina puspa, meajar-ajar, dan terakhir mamitang ke Pura Dalem dan ngelinggihang di masing-masing merajan.

“Yang terakhir dan utama adalah saat ngelinggihang disebut Dewa Pratista bermakna menyatukan bumi dengan langit dengan konsep padu muka. Kami harapkan, semua prosesi upacara tersebut dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggung jawab serta wujud bakti kita kepada leluhur yang diupacarai,” pintanya.

Kelian Desa Adat Jimbaran menyampaikan terima kasih kepada bupati yang ikut mendoakan agar karya terlaksana dengan baik dan lancar.

Karya ini diadakan untuk ke-6 kalinya dalam rangka mengurangi beban masyarakat, persiapan karya dimulai 15 Juli dan menghabiskan waktu kurang lebih tiga bulan serta melibatkan peserta Ngaben 211, Nyekah 265 sawa, dan peserta Metatah 47 orang.

 “Kami mewakili masyarakat Desa Adat Jimbaran mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung karena sudah memberikan bantuan guna mendukung karya yang kami laksanakan di Desa Adat Jimbaran ini,” ujarnya. (dwi/ken)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/