25.8 C
Jakarta
25 Mei 2024, 11:09 AM WIB

Janggal! Anggaran Ratusan Miliar, Jembatan Gatsu Timur Denpasar Malah Ambrol Lagi

DENPASAR – Pengerjaan jembatan Tukad Ayung, Gatsu Timur, Denpasar Timur kian molor. Sabtu (8/10/2022) pagi, bagian timur jembatan itu malah ambrol. Diduga hal itu terjadi karena curah huja yang tinggi mengguyur kota Denpasar.

Akibat ambrolnya jembatan itu, sejumlah arus lalulinta yang melintas di jalan Gatsu Timur dialihkan ke jalur lain. Dari pemantauan langsung di lokasi, Sabtu (8/10/2022) siang, pengalihan arus lalulintas itu dilakukan sejak pagi hari.

Hingga pukul 11 siang saat media ini memantau ke lokasi, perbaikan bagian yang ambrol itu belum selesai dikerjakan. Terlihat beberapa pekerja dan alat berat sedang sibuk memperbaiki bagian jembatan yang ambrol.

Peristiwa ini sejatinya bukan kali pertama. Pada Jumat (22/9/2022) lalu, jembatan itu juga sempat ambrol dan membuat arus lalulintas tersendat. Bahkan ambrolnya kali ini kembali terjadi di tengah penyelidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Bali.

Pengerjaan jembatan itu sendiri membuat pengendara cukup jengah karena terkesan sangat lama. Padahal anggarannya mencapai kurang lebih Rp109 miliar.

Pada Senin (26/9/2022) lalu, pihak dari Ditreskrimsus Polda Bali melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut.

Dari pengecekan itu, polisi menemukan sejumlah hal. Seperti yang disampaikan oleh Wadirkrimsus Polda Bali, AKBP Ambariadi saat dikonfirmasi pada Selasa (27/9/2022). Dikatakannya, bahwa bagian dari jembata yang ambruk pertamakali saat itu adalah bukan bagian utama dari jembatan yang dikerjakan.

“Iya kemaren anggota sempat cek, ternyata yang rusak bukan jembatan utama dalam proyek,” katanya beberapa waktu lalu. Menurutnya yang ambrol itu adalah jembatan sementara yang memang dibuat untuk melintasnya kendaraan sembari bagian dari utama jembatan dikerjakan.

Sementara itu, sebelumnya dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan (BBPJN) Jatim-Bali Mohamad Solthon mengatakan, progress tiga jembatan di Jalan Gatsu Timur, Denpasar sudah mencapai 70 persen. Ia mengaku  di Jembatan Tukad Ayung ada kerusakan jalan. Dikatakan  yang bermasalah oprit sementara untuk kendaraan yang tidak ada hubungan dengan pekerjaa struktur.

Solthon mengatakan bahwa pengerjaan ini ditargetkan Desember akhir tahun ini. Ia optimis tidak akan molor. Pihaknya juga menambah tenaga dan waktu pengerjaan (lembur) untuk mengejar supaya selesai sesuai kontrak. ” Kami kejar Desember dan kami tambah tenaga dan lembur,” ujarnya.

Hasil pantauan kemarin arus lalu lintas jembatan Tukad Ayung berjalan lancar meski sedang dalam pengerjaan . Terlihat ada tiga alat berat.  Untuk kelancaran arus lalu lintas melewati jembatas tersebut, pengendara diberi akses melewat sebelah utara. (marsellus nabunome pampur/rid)

 

DENPASAR – Pengerjaan jembatan Tukad Ayung, Gatsu Timur, Denpasar Timur kian molor. Sabtu (8/10/2022) pagi, bagian timur jembatan itu malah ambrol. Diduga hal itu terjadi karena curah huja yang tinggi mengguyur kota Denpasar.

Akibat ambrolnya jembatan itu, sejumlah arus lalulinta yang melintas di jalan Gatsu Timur dialihkan ke jalur lain. Dari pemantauan langsung di lokasi, Sabtu (8/10/2022) siang, pengalihan arus lalulintas itu dilakukan sejak pagi hari.

Hingga pukul 11 siang saat media ini memantau ke lokasi, perbaikan bagian yang ambrol itu belum selesai dikerjakan. Terlihat beberapa pekerja dan alat berat sedang sibuk memperbaiki bagian jembatan yang ambrol.

Peristiwa ini sejatinya bukan kali pertama. Pada Jumat (22/9/2022) lalu, jembatan itu juga sempat ambrol dan membuat arus lalulintas tersendat. Bahkan ambrolnya kali ini kembali terjadi di tengah penyelidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Bali.

Pengerjaan jembatan itu sendiri membuat pengendara cukup jengah karena terkesan sangat lama. Padahal anggarannya mencapai kurang lebih Rp109 miliar.

Pada Senin (26/9/2022) lalu, pihak dari Ditreskrimsus Polda Bali melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut.

Dari pengecekan itu, polisi menemukan sejumlah hal. Seperti yang disampaikan oleh Wadirkrimsus Polda Bali, AKBP Ambariadi saat dikonfirmasi pada Selasa (27/9/2022). Dikatakannya, bahwa bagian dari jembata yang ambruk pertamakali saat itu adalah bukan bagian utama dari jembatan yang dikerjakan.

“Iya kemaren anggota sempat cek, ternyata yang rusak bukan jembatan utama dalam proyek,” katanya beberapa waktu lalu. Menurutnya yang ambrol itu adalah jembatan sementara yang memang dibuat untuk melintasnya kendaraan sembari bagian dari utama jembatan dikerjakan.

Sementara itu, sebelumnya dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan (BBPJN) Jatim-Bali Mohamad Solthon mengatakan, progress tiga jembatan di Jalan Gatsu Timur, Denpasar sudah mencapai 70 persen. Ia mengaku  di Jembatan Tukad Ayung ada kerusakan jalan. Dikatakan  yang bermasalah oprit sementara untuk kendaraan yang tidak ada hubungan dengan pekerjaa struktur.

Solthon mengatakan bahwa pengerjaan ini ditargetkan Desember akhir tahun ini. Ia optimis tidak akan molor. Pihaknya juga menambah tenaga dan waktu pengerjaan (lembur) untuk mengejar supaya selesai sesuai kontrak. ” Kami kejar Desember dan kami tambah tenaga dan lembur,” ujarnya.

Hasil pantauan kemarin arus lalu lintas jembatan Tukad Ayung berjalan lancar meski sedang dalam pengerjaan . Terlihat ada tiga alat berat.  Untuk kelancaran arus lalu lintas melewati jembatas tersebut, pengendara diberi akses melewat sebelah utara. (marsellus nabunome pampur/rid)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/