26.4 C
Jakarta
15 Juni 2024, 23:34 PM WIB

Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 lebih Menular, Warga Diminta Tak Panik

MANGUPURA– Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung mendeteksi subvarian omicron BA.4 dan BA.5 yang lebih menular terdeteksi di Bali.  Dilaporkan satu WNI dan tiga WNA terpapar dan saat ini berada di salah satu hotel Nusa Dua. Mereka yang terpapar sudah dilakukan pemeriksaan dan diisolasi. Selain itu untuk akomodasi hotel kini diwajibkan menyiakan 20 persen dari ruangan untuk dimanfaatkan sebagai ruang isolasi.

 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung, dr. I Wayan Darta membenarkan bahwa ditemukan kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di salah satu hotel di Nusa Dua. Kasus itu kali pertama ditemukan pada 9 Juni 2022 lalu. “Ya benar ada tapi sudah dilakukan perawatan dan isolasi,” terang Darta, Minggu (11/6).

 

Lebih lanjut Darta mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan. Seperti pemeriksaan kontak erat. Mulai dari pegawai hotel dan orang yang sempat kontak dengan yang bersangkutan. Namun, dari hasil pemeriksaan semua yang pernah kontak erat hasilnya negatif. “Di hotel itu juga telah dilakukan isolasi,” jelas dr. Darta yang juga Dirut RSD Mangusada ini.

 

Di temukannya kasus ini para pengelola hotel diminta wajib menyediakan ruang isolasi. Hal ini untuk mengantisipasi jika tamu yang menginap terpapar Covid-19. “Jadi setiap hotel itu diwajibkan menyediakan 20 persen ruang isolasi,” bebernya.

 

Menurutnya untuk subvarian omicron BA.4 dan BA.5 sejatinya gejalanya lebih ringan ketimbang kasus omicron biasa. Bahkan tingkat kematiannya juga belum ditemukan. “Varian BA.4 dan BA.5 ini gejala ringan dan tingkat kematian belum ditemukan,” terangnya.

 

Ia juga berharap masyarakat tidak panik tetapi selalu mentaati protokol kesehatan (prokes). Selain itu pihaknya juga telah mengkonfirmasikan ke petugas puskesmas untuk turut mengkonfirmasi ke masyarakat. “Kami mengimbau kepada masyarakat tetap taat prokes, sebaiknya tetap memakai masker, kecuali di ruang terbuka,” pungkasnya. (dwi)

MANGUPURA– Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung mendeteksi subvarian omicron BA.4 dan BA.5 yang lebih menular terdeteksi di Bali.  Dilaporkan satu WNI dan tiga WNA terpapar dan saat ini berada di salah satu hotel Nusa Dua. Mereka yang terpapar sudah dilakukan pemeriksaan dan diisolasi. Selain itu untuk akomodasi hotel kini diwajibkan menyiakan 20 persen dari ruangan untuk dimanfaatkan sebagai ruang isolasi.

 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung, dr. I Wayan Darta membenarkan bahwa ditemukan kasus Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di salah satu hotel di Nusa Dua. Kasus itu kali pertama ditemukan pada 9 Juni 2022 lalu. “Ya benar ada tapi sudah dilakukan perawatan dan isolasi,” terang Darta, Minggu (11/6).

 

Lebih lanjut Darta mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan. Seperti pemeriksaan kontak erat. Mulai dari pegawai hotel dan orang yang sempat kontak dengan yang bersangkutan. Namun, dari hasil pemeriksaan semua yang pernah kontak erat hasilnya negatif. “Di hotel itu juga telah dilakukan isolasi,” jelas dr. Darta yang juga Dirut RSD Mangusada ini.

 

Di temukannya kasus ini para pengelola hotel diminta wajib menyediakan ruang isolasi. Hal ini untuk mengantisipasi jika tamu yang menginap terpapar Covid-19. “Jadi setiap hotel itu diwajibkan menyediakan 20 persen ruang isolasi,” bebernya.

 

Menurutnya untuk subvarian omicron BA.4 dan BA.5 sejatinya gejalanya lebih ringan ketimbang kasus omicron biasa. Bahkan tingkat kematiannya juga belum ditemukan. “Varian BA.4 dan BA.5 ini gejala ringan dan tingkat kematian belum ditemukan,” terangnya.

 

Ia juga berharap masyarakat tidak panik tetapi selalu mentaati protokol kesehatan (prokes). Selain itu pihaknya juga telah mengkonfirmasikan ke petugas puskesmas untuk turut mengkonfirmasi ke masyarakat. “Kami mengimbau kepada masyarakat tetap taat prokes, sebaiknya tetap memakai masker, kecuali di ruang terbuka,” pungkasnya. (dwi)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/