28.2 C
Jakarta
22 Juni 2024, 22:43 PM WIB

Aktivitas PN Denpasar Padat, 150 Pegawai Disuntik Vaksin

DENPASAR – PN Denpasar menuntaskan proses vaksinasi tahap dua kemarin (16/4) pagi. Vaksinasi yang digelar di ruang sidang utama itu diikuti 187 orang.

Rinciannya 150 orang pegawai dari PN Denpasar dan 37 orang dari Pengadilan Militer III-14 Denpasar.

Dari 150 pegawai PN Denpasar yang mendapat suntikan vaksin, 24 orang adalah hakim. 19 orang hakim tetap dan 5 orang hakim ad hoc.

“Vaksin terhadap pegawai termasuk hakim ini penting, karena kami ingin orang yang datang ke pengadilan merasa aman,” ujar juru bicara (jubir) PN Denpasar, I Made Pasek diwawancarai usai vaksin kemarin.

Ditanya apakah vaksinasi terhadap hakim merupakan bagian dari persiapan jika sidang kembali digelar luring, Pasek menyebut secara langsung hal itu tidak ada kaitannya.

Vaksinasi saat ini dilakukan untuk memberikan perlindungan bagi pegawai termasuk hakim di PN Denpasar.

Apalagi aktivitas di PN Denpasar lumayan padat. Ini karena sidang dengan perkara perdata banyak digelar secara offline.

Interaksi dengan masyarakat pencari keadilan dari beragam latar belakang pun tak terhindarkan. Vaksin ini merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

“Siapa tahu ke depan situasi sudah normal, sidang bisa kembali offline, maka kami juga sudah siap karena sudah divaksin,” imbuh Pasek.

Dalam vaksin kemarin tidak ada kendala. Vaksinasi tahap satu digelar pada 19 Maret lalu. Vaksinasi ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

DENPASAR – PN Denpasar menuntaskan proses vaksinasi tahap dua kemarin (16/4) pagi. Vaksinasi yang digelar di ruang sidang utama itu diikuti 187 orang.

Rinciannya 150 orang pegawai dari PN Denpasar dan 37 orang dari Pengadilan Militer III-14 Denpasar.

Dari 150 pegawai PN Denpasar yang mendapat suntikan vaksin, 24 orang adalah hakim. 19 orang hakim tetap dan 5 orang hakim ad hoc.

“Vaksin terhadap pegawai termasuk hakim ini penting, karena kami ingin orang yang datang ke pengadilan merasa aman,” ujar juru bicara (jubir) PN Denpasar, I Made Pasek diwawancarai usai vaksin kemarin.

Ditanya apakah vaksinasi terhadap hakim merupakan bagian dari persiapan jika sidang kembali digelar luring, Pasek menyebut secara langsung hal itu tidak ada kaitannya.

Vaksinasi saat ini dilakukan untuk memberikan perlindungan bagi pegawai termasuk hakim di PN Denpasar.

Apalagi aktivitas di PN Denpasar lumayan padat. Ini karena sidang dengan perkara perdata banyak digelar secara offline.

Interaksi dengan masyarakat pencari keadilan dari beragam latar belakang pun tak terhindarkan. Vaksin ini merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

“Siapa tahu ke depan situasi sudah normal, sidang bisa kembali offline, maka kami juga sudah siap karena sudah divaksin,” imbuh Pasek.

Dalam vaksin kemarin tidak ada kendala. Vaksinasi tahap satu digelar pada 19 Maret lalu. Vaksinasi ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/