29.2 C
Jakarta
26 Mei 2024, 22:21 PM WIB

Kondom Sutra Berserakan di Wisma Kuta LP Kerobokan, Kadivpas Bilang…

DENPASAR – Ratusan personel gabungan bersenjata lengkap dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Kepolsian Resort Kota (Polresta) Denpasar,

TNI, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi, Jumat (1/3) sekitar pukul 19.00 malam “menyerbu” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan.

Razia yang digelar hingga pukul 21.30 itu melibatkan personel gabungan  sebanyak 902 orang dengan rincian 662 personel Polresta Denpasar, Polres Badung dan Polda Bali,

30 orang dari BNNP Bali, 20 orang dari BNNK, 20 personel TNI, Satgas Kanwil 20 orang, dan petugas Lapas Kerobokan sebanyak 150 orang itu.

Barang-barang terlarang pun berhasil ditemukan. Selain 5 buah bong (alat hisap sabhu), beberapa benda asing lain ikut ditemukan petugas gabungan.

Salah satu yang paling mengejutkan adalah ditemukannya 6 kotak kondom merek Sutra. 6 kotak kondom tersebut masih utuh dalam satu kemasan dan ditemukan oleh petugas gabungan di dalam Wisma Kuta. 

Petugas tidak memberikan keterangan apa-apa terkait temuan itu. Sejumlah kotak kondom utuh itu ditemukan bersama dengan sebuah rice cooker.

Slamet Prihantara selaku Kadiv Permasyarakatan Kanwil Hukum dan Ham Bali menerangkan bahwa saat ini Lapas Lerobokan sudah over load.

“Kapasitas lapas 332 warga binaan. Sementara saat ini sudah diisi oleh 1.635 orang warga binaan. Tentunya sudah over kapasitas,” katanya.

Meski sudah over load, pihaknya mengaku akan tetap memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan perintah pimpinan dan juga undang-undang yang berlaku.

“Inilah keterbukaan dari Lapas Kerobokan. Tentunya kami meminta suport dari semua pihak, termasuk media,” tandasnya.

DENPASAR – Ratusan personel gabungan bersenjata lengkap dari Kepolisian Daerah (Polda) Bali, Kepolsian Resort Kota (Polresta) Denpasar,

TNI, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi, Jumat (1/3) sekitar pukul 19.00 malam “menyerbu” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan.

Razia yang digelar hingga pukul 21.30 itu melibatkan personel gabungan  sebanyak 902 orang dengan rincian 662 personel Polresta Denpasar, Polres Badung dan Polda Bali,

30 orang dari BNNP Bali, 20 orang dari BNNK, 20 personel TNI, Satgas Kanwil 20 orang, dan petugas Lapas Kerobokan sebanyak 150 orang itu.

Barang-barang terlarang pun berhasil ditemukan. Selain 5 buah bong (alat hisap sabhu), beberapa benda asing lain ikut ditemukan petugas gabungan.

Salah satu yang paling mengejutkan adalah ditemukannya 6 kotak kondom merek Sutra. 6 kotak kondom tersebut masih utuh dalam satu kemasan dan ditemukan oleh petugas gabungan di dalam Wisma Kuta. 

Petugas tidak memberikan keterangan apa-apa terkait temuan itu. Sejumlah kotak kondom utuh itu ditemukan bersama dengan sebuah rice cooker.

Slamet Prihantara selaku Kadiv Permasyarakatan Kanwil Hukum dan Ham Bali menerangkan bahwa saat ini Lapas Lerobokan sudah over load.

“Kapasitas lapas 332 warga binaan. Sementara saat ini sudah diisi oleh 1.635 orang warga binaan. Tentunya sudah over kapasitas,” katanya.

Meski sudah over load, pihaknya mengaku akan tetap memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan perintah pimpinan dan juga undang-undang yang berlaku.

“Inilah keterbukaan dari Lapas Kerobokan. Tentunya kami meminta suport dari semua pihak, termasuk media,” tandasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/