30.2 C
Jakarta
21 Mei 2024, 23:30 PM WIB

SADIS! Begal ABG Gentayangan, Gasak Pengendara Motor Subuh-subuh

DENPASAR – Tiga orang anak baru gede (ABG) pelaku begal yang beroperasi di wilayah Denpasar diamankan tim buser Polsek Denpasar Selatan.

Ketiga pemuda itu masing-masing berinisial I GST.N Mada, 18, KD Prastya, 18 dan PE Deni Putra, 18 diamankan, Senin (21/1) lalu.

Ketiganya ditangkap karena melakukan aksi begal terhadap dua korban yakni Adi P, 26 dan IR Dona Doni, 23 pada 31 Desember 2018 lalu di Jalan Griya Anyar Nomor 22, depan Jaya Internet, Suwung Kauh Denpasar Selatan.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika pada 31 Desember 2018 sekitar pukul 02.00 dini hari, kedua korban melintas di Jalan Griya Anyar Nomor 22, depan Jaya Internet, Suwung Kauh Denpasar Selatan mengendarai Honda Beat.

Tiba-tiba sepeda motor kedua korban disusul dua sepeda motor dari arah timur. Salah satu sepeda motor yang dikendarai para pelaku langsung menyalip sepeda motor korban.

Sedangkan satunya menyusul dari belakang. Melihat hal itu, kedua korban yang takut, memberhentikan sepeda motornya.

Saat berhenti, kedua motor pelaku juga ikut berhenti. Tanpa basa basi pelaku langsung menendang korban Dona Doni hingga jatuh.

Karena ketakutan, korban Dona Doni langsung lari dan meninggalkan korban Adi P dan sepeda motor di lokasi. Ditinggal pergi rekannya, korban Adi P menjadi bulan bulanan ketiga pelaku.

Dia dikeroyok hingga mengalamai bengkak pada pipi kiri, dan luka pada leher kiri. Tidak hanya dikeroyok. Ketiga pelaku juga mengambil paksa barang korban.

Seperti uang Rp 80.000, ATM BCA, KTP, SIM, STNK Honda Scoopy, kartu BPJS, dompet warna hitam, STNK Stria FU, STNK Honda Beat, HP Iphone 6. HP Xiomi red mi not 3 milik kedua korban.

Setelah itu pelaku langsung kabur ke Kuta, sedangkan kedua korban melaporkan keejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan.

Berdasar laporan korban, polisi bergerak. Pada 21 Januari 2019, polisi mendapat informasi tentang keberadaan ketiga pelaku begal tersebut.

Tim operasional melakukan penyanggongan di wilayah Renon, Denpasar hingga akhirnya ketiga pelaku berhasih diamankan.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya membenarkan penangkapan pelaku. “Ya sudah kami amankan ketiganya,” kata Kompol Wirajaya, Sabtu (26/1) pagi. 

Senada dengan Kapolsek Denpasar Selatan, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Hadimastika mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Masih pengembangan. Nanti dikabarin. Minggu depan rilis,” tandasnya. 

DENPASAR – Tiga orang anak baru gede (ABG) pelaku begal yang beroperasi di wilayah Denpasar diamankan tim buser Polsek Denpasar Selatan.

Ketiga pemuda itu masing-masing berinisial I GST.N Mada, 18, KD Prastya, 18 dan PE Deni Putra, 18 diamankan, Senin (21/1) lalu.

Ketiganya ditangkap karena melakukan aksi begal terhadap dua korban yakni Adi P, 26 dan IR Dona Doni, 23 pada 31 Desember 2018 lalu di Jalan Griya Anyar Nomor 22, depan Jaya Internet, Suwung Kauh Denpasar Selatan.

Menurut informasi, kejadian bermula ketika pada 31 Desember 2018 sekitar pukul 02.00 dini hari, kedua korban melintas di Jalan Griya Anyar Nomor 22, depan Jaya Internet, Suwung Kauh Denpasar Selatan mengendarai Honda Beat.

Tiba-tiba sepeda motor kedua korban disusul dua sepeda motor dari arah timur. Salah satu sepeda motor yang dikendarai para pelaku langsung menyalip sepeda motor korban.

Sedangkan satunya menyusul dari belakang. Melihat hal itu, kedua korban yang takut, memberhentikan sepeda motornya.

Saat berhenti, kedua motor pelaku juga ikut berhenti. Tanpa basa basi pelaku langsung menendang korban Dona Doni hingga jatuh.

Karena ketakutan, korban Dona Doni langsung lari dan meninggalkan korban Adi P dan sepeda motor di lokasi. Ditinggal pergi rekannya, korban Adi P menjadi bulan bulanan ketiga pelaku.

Dia dikeroyok hingga mengalamai bengkak pada pipi kiri, dan luka pada leher kiri. Tidak hanya dikeroyok. Ketiga pelaku juga mengambil paksa barang korban.

Seperti uang Rp 80.000, ATM BCA, KTP, SIM, STNK Honda Scoopy, kartu BPJS, dompet warna hitam, STNK Stria FU, STNK Honda Beat, HP Iphone 6. HP Xiomi red mi not 3 milik kedua korban.

Setelah itu pelaku langsung kabur ke Kuta, sedangkan kedua korban melaporkan keejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan.

Berdasar laporan korban, polisi bergerak. Pada 21 Januari 2019, polisi mendapat informasi tentang keberadaan ketiga pelaku begal tersebut.

Tim operasional melakukan penyanggongan di wilayah Renon, Denpasar hingga akhirnya ketiga pelaku berhasih diamankan.

Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya membenarkan penangkapan pelaku. “Ya sudah kami amankan ketiganya,” kata Kompol Wirajaya, Sabtu (26/1) pagi. 

Senada dengan Kapolsek Denpasar Selatan, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Hadimastika mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Masih pengembangan. Nanti dikabarin. Minggu depan rilis,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/