Warning: Undefined variable $reporternya in /var/www/devwpradar/wp-content/themes/Newspaper/functions.php on line 229
32 C
Jakarta
12 Juli 2024, 18:04 PM WIB

Ngantuk saat Nyopir, Mobil Mazda Nyemplung Sungai Jadi Tontonan Warga

DENPASAR – Sebuah mobil Mazda warna putih mendadak jadi tontonan warga saat melintas di Jalan Taman Pancing Selatan, Pemogan, Denpasar Selatan, kemarin (29/8) sore.

Betapa tidak, pengemudi mobil mendadak oleng saat melajukan mobilnya. Dalam kondisi tancap gas, mobil itu kemudian nyemplung ke sungai di tempat kejadian perkara (TKP) tepat di depan WS Market.

Spontan insiden itu menjadi tontotan warga. Mereka mendatangi TKP untuk menyaksikan kejadian tersebut. Sebagian turun ke sungai menyelamatkan korban.

Belum diketahui penyebab terjunnya mobil tersebut. Dugaan sementara pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya itu dalam kondisi ngantuk saat mengendarai kendaraan.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, saksi Wayan Sutama, 52, mengatakan, mobil melaju di Jalan Taman Pancing bagian timur.

Saat melaju dari arah selatan, tiba-tiba keluar jalur ke bagian barat). “Seperti yang dilihat, lumayan tinggi kan ya. Lalu di bawah jalan ini ada taman berukuran lebar kurang lebih tiga meter,” katanya.

Dugaannya, pengemudi ngantuk. Karena panik lantaran laju mobil oleng, sang pengemudi justru tancap gas lalu mobilnya masuk ke dalam sungai.

Akhirnya mobil itu nyemplung sampai ke aliran sungai Taman Pancing. Beruntung arusnya tidak kencang sehingga mobil tidak di bawa arus air sungai.

Untungnya lagi, pada saat kejadian di lokasi tidak banyak orang. Padahal, pada sore hari lokasi itu kerap jadi jujukan warga untuk olahraga atau sekadar nongkrong.

Untungnya lago sopir mobil yang tidak diketahui identitasnya itu selamat dari maut. Pengemudi langsung keluar dari dalam mobil dan naik ke daratan.

Kepada warga, pengemudi itu mengaku ngantuk usai mancing di Serangan. “Kami tidak sempat tanya namanya karena langsung pergi.  Mobilnya juga tidak bisa dihidupkan, diduga air masuk ke system pengapian,” bebernya.

Mobil korban akhirnya ditarik menggunakan alat berat dan dibawa truk derek menuju ke bengkel.

Kanit Laka Lantas Polresta Denpasar Iptu Ni Luh Tiviasih mengatakan belum menerima laporan korban. “Mohon maaf laporannya belum saya terima,” tutur Iptu Tiviasih. 

DENPASAR – Sebuah mobil Mazda warna putih mendadak jadi tontonan warga saat melintas di Jalan Taman Pancing Selatan, Pemogan, Denpasar Selatan, kemarin (29/8) sore.

Betapa tidak, pengemudi mobil mendadak oleng saat melajukan mobilnya. Dalam kondisi tancap gas, mobil itu kemudian nyemplung ke sungai di tempat kejadian perkara (TKP) tepat di depan WS Market.

Spontan insiden itu menjadi tontotan warga. Mereka mendatangi TKP untuk menyaksikan kejadian tersebut. Sebagian turun ke sungai menyelamatkan korban.

Belum diketahui penyebab terjunnya mobil tersebut. Dugaan sementara pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya itu dalam kondisi ngantuk saat mengendarai kendaraan.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, saksi Wayan Sutama, 52, mengatakan, mobil melaju di Jalan Taman Pancing bagian timur.

Saat melaju dari arah selatan, tiba-tiba keluar jalur ke bagian barat). “Seperti yang dilihat, lumayan tinggi kan ya. Lalu di bawah jalan ini ada taman berukuran lebar kurang lebih tiga meter,” katanya.

Dugaannya, pengemudi ngantuk. Karena panik lantaran laju mobil oleng, sang pengemudi justru tancap gas lalu mobilnya masuk ke dalam sungai.

Akhirnya mobil itu nyemplung sampai ke aliran sungai Taman Pancing. Beruntung arusnya tidak kencang sehingga mobil tidak di bawa arus air sungai.

Untungnya lagi, pada saat kejadian di lokasi tidak banyak orang. Padahal, pada sore hari lokasi itu kerap jadi jujukan warga untuk olahraga atau sekadar nongkrong.

Untungnya lago sopir mobil yang tidak diketahui identitasnya itu selamat dari maut. Pengemudi langsung keluar dari dalam mobil dan naik ke daratan.

Kepada warga, pengemudi itu mengaku ngantuk usai mancing di Serangan. “Kami tidak sempat tanya namanya karena langsung pergi.  Mobilnya juga tidak bisa dihidupkan, diduga air masuk ke system pengapian,” bebernya.

Mobil korban akhirnya ditarik menggunakan alat berat dan dibawa truk derek menuju ke bengkel.

Kanit Laka Lantas Polresta Denpasar Iptu Ni Luh Tiviasih mengatakan belum menerima laporan korban. “Mohon maaf laporannya belum saya terima,” tutur Iptu Tiviasih. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/