29.2 C
Jakarta
18 Juni 2024, 11:18 AM WIB

Bupati Suwirta Diincar Banyak Parpol, Golkar – Hanura Pede Koalisi

RadarBali.com – Pesta rakyat Pemilihan Bupati Klungkung 2018 semakin dekat, begitupun dengan situasi perpolitikan di Kabupaten Klungkung kian menghangat.

Sejumlah partai politik mulai serius membahas koalisi dan mengusung calonnya sendiri, meski begitu ada pula yang memutuskan mendukung incumbent.

Seperti DPD II Partai Golkar Klungkung dan DPC Hanura Klungkung yang sedang berproses untuk memantapkan koalisi.

Ketua DPC Hanura Klungkung, Wayan Suaya, Kamis (16/11) menuturkan, melihat komunikasi politik yang terjadi di tingkat provinsi, Hanura dan Golkar berpeluang untuk menjalin koalisi.

Sesuai amanat hasil rapat kerja, koalisi yang terjadi di Klungkung harus linier dengan yang terjadi di tingkat provinsi.

 “Dengan koalisi yang linier itu, kami akan lebih mudah bekerja di lapangan. Sekarang ini prosesnya sedang menajamkan untuk koalisi tersebut dengan Golkar,” katanya.

Sekretaris DPC Hanura Klungkung, I Nyoman Suastika menambahkan, dengan Hanura memiliki lima kursi di DPRD Klungkung dan Golkar memiliki empat kursi, koalisi antara kedua partai ini sudah bisa mengusung.

Adapun DPC Hanura Klungkung dikatakannya memiliki dua opsi, yaitu mengajak incumbent untuk bergabung dan diusung Golkar dan Hanura.

Namun jika hal itu tidak bisa terealisasi, maka Golkar dan Hanura akan mengusung kadernya masing-masing.

“Kalau dari Hanura kader yang berpotensi itu Ni Made Suastini, Wayan Suyasa dan lain-lain. Komunikasi sedang berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD II Golkar Klungkung, Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum mengatakan untuk koalisi di tingkat kabupaten akan linier dengan provinsi.

Namun hingga saat ini DPD I Golkar Bali masih berproses dan belum menentukan akan berkoalisi dengan partai tertentu.

Saat ini DPD I Golkar Bali masih melakukan komunikasi dengan partai-partai lain. “Kami sepakat untuk linier provinsi dan kabupaten,

Cuma provinsi juga masih dalam proses. Jadi kami masih menunggu keputusan provinsi biar nyambung,” tandasnya.

Jika DPD II Partai Golkar Klungkung dan DPC Hanura Klungkung terlihat akan melakukan koalisi, beda halnya dengan DPC Demokrat Klungkung yang sudah memantapkan diri untuk mendukung pasangan incumbent.

Menurut Ketua DPC Demokrat Klungkung, Gde Artison Andarawata, surat rekomendasi untuk mendukung paket Suwirta Kasta ini sudah diajukan ke DPP sebagai bentuk dukungan resmi.

“Alasannya kinerjanya sudah baik. Yang sudah bagus harus diberikan kesempatan lagi lima tahun untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” tandasnya

RadarBali.com – Pesta rakyat Pemilihan Bupati Klungkung 2018 semakin dekat, begitupun dengan situasi perpolitikan di Kabupaten Klungkung kian menghangat.

Sejumlah partai politik mulai serius membahas koalisi dan mengusung calonnya sendiri, meski begitu ada pula yang memutuskan mendukung incumbent.

Seperti DPD II Partai Golkar Klungkung dan DPC Hanura Klungkung yang sedang berproses untuk memantapkan koalisi.

Ketua DPC Hanura Klungkung, Wayan Suaya, Kamis (16/11) menuturkan, melihat komunikasi politik yang terjadi di tingkat provinsi, Hanura dan Golkar berpeluang untuk menjalin koalisi.

Sesuai amanat hasil rapat kerja, koalisi yang terjadi di Klungkung harus linier dengan yang terjadi di tingkat provinsi.

 “Dengan koalisi yang linier itu, kami akan lebih mudah bekerja di lapangan. Sekarang ini prosesnya sedang menajamkan untuk koalisi tersebut dengan Golkar,” katanya.

Sekretaris DPC Hanura Klungkung, I Nyoman Suastika menambahkan, dengan Hanura memiliki lima kursi di DPRD Klungkung dan Golkar memiliki empat kursi, koalisi antara kedua partai ini sudah bisa mengusung.

Adapun DPC Hanura Klungkung dikatakannya memiliki dua opsi, yaitu mengajak incumbent untuk bergabung dan diusung Golkar dan Hanura.

Namun jika hal itu tidak bisa terealisasi, maka Golkar dan Hanura akan mengusung kadernya masing-masing.

“Kalau dari Hanura kader yang berpotensi itu Ni Made Suastini, Wayan Suyasa dan lain-lain. Komunikasi sedang berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD II Golkar Klungkung, Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum mengatakan untuk koalisi di tingkat kabupaten akan linier dengan provinsi.

Namun hingga saat ini DPD I Golkar Bali masih berproses dan belum menentukan akan berkoalisi dengan partai tertentu.

Saat ini DPD I Golkar Bali masih melakukan komunikasi dengan partai-partai lain. “Kami sepakat untuk linier provinsi dan kabupaten,

Cuma provinsi juga masih dalam proses. Jadi kami masih menunggu keputusan provinsi biar nyambung,” tandasnya.

Jika DPD II Partai Golkar Klungkung dan DPC Hanura Klungkung terlihat akan melakukan koalisi, beda halnya dengan DPC Demokrat Klungkung yang sudah memantapkan diri untuk mendukung pasangan incumbent.

Menurut Ketua DPC Demokrat Klungkung, Gde Artison Andarawata, surat rekomendasi untuk mendukung paket Suwirta Kasta ini sudah diajukan ke DPP sebagai bentuk dukungan resmi.

“Alasannya kinerjanya sudah baik. Yang sudah bagus harus diberikan kesempatan lagi lima tahun untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” tandasnya

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/