27.1 C
Jakarta
14 Juni 2024, 2:37 AM WIB

Pilkada 2020, Golkar Bali Target Menang di Tiga Kabupaten/Kota di Bali

SINGARAJA – Musda DPD II Golkar Buleleng akhirnya menetapkan IGK Kresna Budi sebagai Ketua Partai Golkar Buleleng periode 2020-2025.

IGK Kresna Budi yang kini anggota legislatif DPRD Bali terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Buleleng terpilih.

Putu Singyen yang dulunya sempat terlempar dari Ketua Golkar Buleleng juga tampak hadir dalam Musda Partai Golkar Buleleng.

Bahkan dia kini masuk sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Buleleng. Putu Singyen tak mau berkomentar banyak. “Saya berharap mudah-mudahan Musda berlancar lancar,” ucap Singyen.

Di sisi lain Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry yang hadir dalam Musda mengaku selama ini dalam setiap hajatan Musda Golkar di tingkat kabupaten selalu terjadi perpecahan dan perbedaan.

“Saya tidak mau itu terjadi. Kalau pecah yang rugi kan, Partai Golkar itu sendiri,” ucap Nyoman Sugawa Korry.

Maka Musda Golkar harus terjadi perubahan. Dengan mengalahkan prilaku dirinya sendiri, untuk kemajuan Golkar dan bangsa ini.

“Nah, proses Musda ini adalah waktu yang tepat untuk memulai memilih Ketua DPD Golkar Kabupaten secara aklamasi,” ungkapnya.

Disinggung perihal hajatan pilkada serentak, karena ada 6 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada, Wakil Ketua DPRD Bali ini menyatakan targetnya tak muluk-muluk.

Optimisme itu pasti ada sebab Golkar tahun 2015 lalu sempat ada tiga kader yang terpilih menjadi bupati. Yakni berada di Kabupaten Badung, Karangasem dan Gianyar.

“Dan sekarang ada 6 kabupaten serentak pilkada. Minimal 3 kabupaten bisa kami rebut di pilkada ini. Mengulang cerita yang sama halnya tahun 2015 lalu,” ungkapnya. 

SINGARAJA – Musda DPD II Golkar Buleleng akhirnya menetapkan IGK Kresna Budi sebagai Ketua Partai Golkar Buleleng periode 2020-2025.

IGK Kresna Budi yang kini anggota legislatif DPRD Bali terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Buleleng terpilih.

Putu Singyen yang dulunya sempat terlempar dari Ketua Golkar Buleleng juga tampak hadir dalam Musda Partai Golkar Buleleng.

Bahkan dia kini masuk sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Buleleng. Putu Singyen tak mau berkomentar banyak. “Saya berharap mudah-mudahan Musda berlancar lancar,” ucap Singyen.

Di sisi lain Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry yang hadir dalam Musda mengaku selama ini dalam setiap hajatan Musda Golkar di tingkat kabupaten selalu terjadi perpecahan dan perbedaan.

“Saya tidak mau itu terjadi. Kalau pecah yang rugi kan, Partai Golkar itu sendiri,” ucap Nyoman Sugawa Korry.

Maka Musda Golkar harus terjadi perubahan. Dengan mengalahkan prilaku dirinya sendiri, untuk kemajuan Golkar dan bangsa ini.

“Nah, proses Musda ini adalah waktu yang tepat untuk memulai memilih Ketua DPD Golkar Kabupaten secara aklamasi,” ungkapnya.

Disinggung perihal hajatan pilkada serentak, karena ada 6 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada, Wakil Ketua DPRD Bali ini menyatakan targetnya tak muluk-muluk.

Optimisme itu pasti ada sebab Golkar tahun 2015 lalu sempat ada tiga kader yang terpilih menjadi bupati. Yakni berada di Kabupaten Badung, Karangasem dan Gianyar.

“Dan sekarang ada 6 kabupaten serentak pilkada. Minimal 3 kabupaten bisa kami rebut di pilkada ini. Mengulang cerita yang sama halnya tahun 2015 lalu,” ungkapnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/