29 C
Jakarta
13 Juni 2024, 12:13 PM WIB

H-3 MotoGP Mandalika, Jadwal Bongkar Muat di Padangbai Dipercepat

AMLAPURA- Karangasem menjadi salah satu daerah yang juga mendapat berkah dari perhelatan MotoGP yang akan berlangsung pada 18 hingga 21 Maret mendatang.

 

Informasinya akan ada seribu lebih wisatawan yang akan menginap di Karangasem. Yakni seputaran hotel di wilayah Padangbai dan Candidasa, mengingat Karangasem menjadi wilayah terdekat untuk mencapai Lombok melalui jalur laut di Pelabuhan Padangbai. 

 

Mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah persiapan dilakukan untuk mendukung event perdana balap motor kelas para raja itu.

 

Plh Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita megungkapkan, h-3 tepatnya tanggal 15 Maret, pihak Gapasdap akan menggelar rapat untuk melakukan sejumlah persiapan. “Kami siapkan 22 kapal dengan homebase di Lembar,” tuturnya.

 

Sejak h-3 MototGP Mandalika itu, jadwal bongkar muat kapal pun akan dipersingkat. Dari yang sebelumnya 1,5 jam akan dipersingkat menjadi 1 jam. “Formasinya begitu. Untuk mengantisipasi stagnasi muatan,” kata Purwita.

 

Dari informasi yang didapat Gapasdap Padangbai, saat ini tiket MotoGP baru terjual 21 ribu dari target 60 ribu penjualan. Purwita mengatakan, ada 8 ribu lebih calon penonton yang memilih berangkat dari pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimas, Lembar.

 

“Jadi untuk di Padangbai sifatnya ketika ada penumpang meluber di Tanjung Wangi baru akan berangkat menuju Lombok melalui Padangbai. Karena adanya tol laut, penumpang di Padangbai menurun sampai 70 persen,” ucapnya.

 

Disinggung soal prediksi lonjakan penumpang, Gapasdap Padangbai belum bisa memastikan. Diakui akan ada peningkatan dari sebelumnya, hanya saja tidak naik signifikan, mengingat dengan adanya tol laut, Padangbai hanya akan dijadikan alternatif. “Paling berapa persen (naiknya),” imbuhnya.

 

Di Pelabuhan Padangbai sendiri ada dua alternatif kendaraan yang bisa digunakan sebagai transportasi penyeberangan menuju Lombok. Selain menggunakan kapal penumpang, bisa juga menggunakan fastboat.

 

“Kalau ingin cepat mungkin pakai fastboat, tapi kalau ingin menikmati perjalanan lebih santai dengan membawa kendaraan pribadi pastinya memilih menggunakan kapal,” tandasnya.

 

AMLAPURA- Karangasem menjadi salah satu daerah yang juga mendapat berkah dari perhelatan MotoGP yang akan berlangsung pada 18 hingga 21 Maret mendatang.

 

Informasinya akan ada seribu lebih wisatawan yang akan menginap di Karangasem. Yakni seputaran hotel di wilayah Padangbai dan Candidasa, mengingat Karangasem menjadi wilayah terdekat untuk mencapai Lombok melalui jalur laut di Pelabuhan Padangbai. 

 

Mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah persiapan dilakukan untuk mendukung event perdana balap motor kelas para raja itu.

 

Plh Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita megungkapkan, h-3 tepatnya tanggal 15 Maret, pihak Gapasdap akan menggelar rapat untuk melakukan sejumlah persiapan. “Kami siapkan 22 kapal dengan homebase di Lembar,” tuturnya.

 

Sejak h-3 MototGP Mandalika itu, jadwal bongkar muat kapal pun akan dipersingkat. Dari yang sebelumnya 1,5 jam akan dipersingkat menjadi 1 jam. “Formasinya begitu. Untuk mengantisipasi stagnasi muatan,” kata Purwita.

 

Dari informasi yang didapat Gapasdap Padangbai, saat ini tiket MotoGP baru terjual 21 ribu dari target 60 ribu penjualan. Purwita mengatakan, ada 8 ribu lebih calon penonton yang memilih berangkat dari pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimas, Lembar.

 

“Jadi untuk di Padangbai sifatnya ketika ada penumpang meluber di Tanjung Wangi baru akan berangkat menuju Lombok melalui Padangbai. Karena adanya tol laut, penumpang di Padangbai menurun sampai 70 persen,” ucapnya.

 

Disinggung soal prediksi lonjakan penumpang, Gapasdap Padangbai belum bisa memastikan. Diakui akan ada peningkatan dari sebelumnya, hanya saja tidak naik signifikan, mengingat dengan adanya tol laut, Padangbai hanya akan dijadikan alternatif. “Paling berapa persen (naiknya),” imbuhnya.

 

Di Pelabuhan Padangbai sendiri ada dua alternatif kendaraan yang bisa digunakan sebagai transportasi penyeberangan menuju Lombok. Selain menggunakan kapal penumpang, bisa juga menggunakan fastboat.

 

“Kalau ingin cepat mungkin pakai fastboat, tapi kalau ingin menikmati perjalanan lebih santai dengan membawa kendaraan pribadi pastinya memilih menggunakan kapal,” tandasnya.

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/