NEGARA – Musim kemarau bukan hanya memicu cuaca panas, namun yang lebih berbahaya, akibat kemarau panjang, sejumlah daerah di Bali bisa terancam mengalami kekeringan ekstrem.
Seperti dibenarkan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jembrana, Rahmat Prasetya.
Dikonfirmasi, Kamis (18/10), mengatakan secara umum hari tanpa hujan (HTH) di Bali berada pada kategori sangat pendek hingga kategori kekeringan ekstrem.
“Distribusi curah hujan di wilayah Bali secara umum antara 0 hingga 20 mm/dasarian,”terangnya.
Untuk itu, lanjut Prasetya, pihak BMKG bersama instansi terkait seperti BPBD di Jembrana melakukan pemantauan lokasi terdampak kekeringan di Jembrana. Kemudian akan dilakukan pemetaan wilayah yang rawan terdampak kekeringan dan krisis air