RadarBali.com – Siswa di SDN 2 Puhu akhirnya bisa tersenyum lega. Itu menyusul dibukanya segel dari bambu dan gembok yang dipasang pemilik lahan, Made Artana, Jumat (21/7).
Pembongkaran segel dilakukan sendiri oleh pemilik lahan setelah dimediasi oleh Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta, Anggota DPRD Bali, Ketut Mandia, bersama Camat Payangan dan Perbekel Puhu.
Pemilik lahan, I Made Antara akhirnya bersedia membuka pagar pembatas yang dibuatnya itu karena sudah dapat jaminan dari Komisi IV DPRD Bali.
Dengan dibukanya segel dari bambu dan gembok, Kepala SDN 2 Puhu, I Wayan Candra mengaku senang karena siswa bisa kembali belajar di ruang kelas.
Pihaknya juga berencana mengangkut kembali bangku-bangku, meja dan papan tulis ke tempatnya semula di ruang kelas. “Sepulang sekolah ini kami angkut. Supaya besok bisa belajar di ruang kelas,” jelasnya.