27.2 C
Jakarta
18 Juni 2024, 19:54 PM WIB

Jelang Galungan, Pasar Murah di Sukawati Gianyar Diserbu Pembeli

GIANYAR – Jelang Hari Raya Galungan yang jatuh pekan depan, pasar gotong royong atau pasar murah mulai muncul di mana-mana.

Salah satunya pasar murah di Jaba Pura Dalem Gede Desa Sukawati, Gianyar. Warga terlihat antusias menyerbu lapak penjual.

Bendesa Adat Sukawati I Nyoman Suantha menyatakan, pasar murah digelar oleh Perusahaan Daerah Provinsi Bali.

“Kami membantu sosialisasi ke masyarakat melalui Kelian Banjar dan menyediakan tempat,” jelasnya.

Animo masyarakat berbelanja cukup antusias. Saat dibuka pukul 08.00, masyarakat sudah ada yang belanja. Apalagi dari segi harga lebih hemat seribuan dari harga pasaran.

“Kalau belanja beberapa produk lumayan bisa hemat belasan ribu. Biasanya ibu-ibu sudah memperhitungkan itu sebelum belanja,” jelasnya.

Pasar gotong royong ini pula, digelar menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. “Biasanya yang harganya naik jelang Galungan. Bawang putih dan bawang merah. Disini, per hari ini dijual Rp 26.000 per Kilogram,” terangnya.

Kepala Koordinator Lapangan Pasar Gotong Royong untuk Desa Adat, Ida Bagus Nyoman Devina Yesa, menyatakan pasar ini memangkas biaya distribusi.

“Karena menjual produk dari petani langsung ke konsumen,” ujarnya. Sasaran kegiatan yakni Desa Adat seluruh Bali.

“Saat ini baru digelar di 5 desa adat, diantaranya Desa Kemenuh, Desa Sukawati, Desa Adat Jro Kuta Pejeng, Desa Aan Klungkung, dan besok kami ada di Desa Taman Bali Bangli,” bebernya.

Untuk harga yang ditawarkan tentunya lebih murah. “Ada yang harganya fluktuatif semisal bawang goren. Itu menyesuaikan dengan harga pasar. Yang pasti, tidak lebih mahal dari harga di pasaran,” ujarnya.

Untuk menentukan harga jual, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei harga. “Sehari sebelumnya kami survei harga di pasar,” pungkasnya. 

GIANYAR – Jelang Hari Raya Galungan yang jatuh pekan depan, pasar gotong royong atau pasar murah mulai muncul di mana-mana.

Salah satunya pasar murah di Jaba Pura Dalem Gede Desa Sukawati, Gianyar. Warga terlihat antusias menyerbu lapak penjual.

Bendesa Adat Sukawati I Nyoman Suantha menyatakan, pasar murah digelar oleh Perusahaan Daerah Provinsi Bali.

“Kami membantu sosialisasi ke masyarakat melalui Kelian Banjar dan menyediakan tempat,” jelasnya.

Animo masyarakat berbelanja cukup antusias. Saat dibuka pukul 08.00, masyarakat sudah ada yang belanja. Apalagi dari segi harga lebih hemat seribuan dari harga pasaran.

“Kalau belanja beberapa produk lumayan bisa hemat belasan ribu. Biasanya ibu-ibu sudah memperhitungkan itu sebelum belanja,” jelasnya.

Pasar gotong royong ini pula, digelar menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. “Biasanya yang harganya naik jelang Galungan. Bawang putih dan bawang merah. Disini, per hari ini dijual Rp 26.000 per Kilogram,” terangnya.

Kepala Koordinator Lapangan Pasar Gotong Royong untuk Desa Adat, Ida Bagus Nyoman Devina Yesa, menyatakan pasar ini memangkas biaya distribusi.

“Karena menjual produk dari petani langsung ke konsumen,” ujarnya. Sasaran kegiatan yakni Desa Adat seluruh Bali.

“Saat ini baru digelar di 5 desa adat, diantaranya Desa Kemenuh, Desa Sukawati, Desa Adat Jro Kuta Pejeng, Desa Aan Klungkung, dan besok kami ada di Desa Taman Bali Bangli,” bebernya.

Untuk harga yang ditawarkan tentunya lebih murah. “Ada yang harganya fluktuatif semisal bawang goren. Itu menyesuaikan dengan harga pasar. Yang pasti, tidak lebih mahal dari harga di pasaran,” ujarnya.

Untuk menentukan harga jual, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei harga. “Sehari sebelumnya kami survei harga di pasar,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/