33.8 C
Jakarta
24 April 2024, 15:29 PM WIB

Pengedar Sabu Dikejar di Kebun Pisang, 1 Pelaku Tertangkap, 1 Berhasil Kabur

DENPASAR– Terjadi aksi kejar-kejaran di kebun pisang milik warga kawasan Jalan Glogor Carik Gang Taruna, Denpasar Selatan, Senin lalu (3/10) sekitar pukul 16.00. Ternyata polisi mengejar dua pelaku narkoba. Satu pelaku bernama Hafis Solihin, 27, berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penangkapan terhadap Hafis Solihin berdasarkan informasi dari warga di seputaran Gang Taruna bahwa kerap melihat dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan. “Pria berdomisil di Jalan Siligita, Nusa Dua, Kuta Selatan ini diamankan berdasarkan informasi masyarakat bahwa dia dan temannya  kerap bertransaksi narkoba dengan cara nempel,” papar sumber polisi, Jumat (7/10).

Oleh karena itu, tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar melakukan penyanggongan di Gang Taruna, Jalan Glogor Carik, Denpasar Selatan. Ternyata benar, ia terlihat detang ke lokasi berboncengan dengan temannya yang selama ini dicurigai menempel narkoba.

Tak buang waktu lama, tim mendekat ke arah dua pria saat berhenti di pinggir jalan gang tersebut.Namun situasi pun berubah menjadi tegang. Sebab, dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Vixon ini mengetahui kedatangan polisi. Keduanya bergegas tancap gas namun dapat dihadang. “Satu pelaku lompat dari motor dan kabur. Solihin pun terjatuh dari motor dan dapat diamankan,” tambah sumber ini sembari mengatakan, beberapa petugas lalu memegang Solihin agar tak kabur.

Sementara, beberapa petugas lainnya mengejar pria yang kabur ke kebun pisang milik warga. “Solihin tak berkutik karena ditemukan 1 paket sabu di tangannya. Sementara temannya berhasil kabur karena petugas yang melakukan pengejaran, justru kehilangan jejak,” ungkap sumber ini sembari mengatakan keterangan Solihin masih didalami.

Terkait dengan penangkapan ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak. Katanya, sejauh ini belum menerima informasi dari petugas atau anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar. “Kalau memang benar diamankan, pasitinya masih dilakukan pengembangan. Baik asal usul bb dan identitas temannya yang berhasil kabur itu. Kalau sudah dirilis, saya akan kabari,” tutupnya. (dre)

DENPASAR– Terjadi aksi kejar-kejaran di kebun pisang milik warga kawasan Jalan Glogor Carik Gang Taruna, Denpasar Selatan, Senin lalu (3/10) sekitar pukul 16.00. Ternyata polisi mengejar dua pelaku narkoba. Satu pelaku bernama Hafis Solihin, 27, berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku lainnya berhasil kabur.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penangkapan terhadap Hafis Solihin berdasarkan informasi dari warga di seputaran Gang Taruna bahwa kerap melihat dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan. “Pria berdomisil di Jalan Siligita, Nusa Dua, Kuta Selatan ini diamankan berdasarkan informasi masyarakat bahwa dia dan temannya  kerap bertransaksi narkoba dengan cara nempel,” papar sumber polisi, Jumat (7/10).

Oleh karena itu, tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar melakukan penyanggongan di Gang Taruna, Jalan Glogor Carik, Denpasar Selatan. Ternyata benar, ia terlihat detang ke lokasi berboncengan dengan temannya yang selama ini dicurigai menempel narkoba.

Tak buang waktu lama, tim mendekat ke arah dua pria saat berhenti di pinggir jalan gang tersebut.Namun situasi pun berubah menjadi tegang. Sebab, dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor Vixon ini mengetahui kedatangan polisi. Keduanya bergegas tancap gas namun dapat dihadang. “Satu pelaku lompat dari motor dan kabur. Solihin pun terjatuh dari motor dan dapat diamankan,” tambah sumber ini sembari mengatakan, beberapa petugas lalu memegang Solihin agar tak kabur.

Sementara, beberapa petugas lainnya mengejar pria yang kabur ke kebun pisang milik warga. “Solihin tak berkutik karena ditemukan 1 paket sabu di tangannya. Sementara temannya berhasil kabur karena petugas yang melakukan pengejaran, justru kehilangan jejak,” ungkap sumber ini sembari mengatakan keterangan Solihin masih didalami.

Terkait dengan penangkapan ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak. Katanya, sejauh ini belum menerima informasi dari petugas atau anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar. “Kalau memang benar diamankan, pasitinya masih dilakukan pengembangan. Baik asal usul bb dan identitas temannya yang berhasil kabur itu. Kalau sudah dirilis, saya akan kabari,” tutupnya. (dre)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/