Warning: Undefined variable $reporternya in /var/www/devwpradar/wp-content/themes/Newspaper/functions.php on line 229
26.3 C
Jakarta
14 Juli 2024, 23:56 PM WIB

Identifikasi Forensik, Zakar Mr X Disunat, Ada Tompel di Pipi Kanan

DENPASAR – Penemuan jenazah di bawah jembatan Jalan Gatot Subroto Denpasar kemarin akhirnya dievakuasi ke RS Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan luar pada tubuhnya.

Jenazah yang masih berstatus MR X ini dibawa ke BPBD dan diterima Forensik RS Sanglah pukul 15.45 kemarin.
Dr Ida Bagus Putu Alit, Kepala Bagian Forensik RS Sanglah mengungkapkan, berdasar pemeriksaan luar, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan umur 35 sampai dengan 40qasx tahun.

“Berat badan 49.5 kg, tinggi 166 m, kurus dengan gizi kurang dan zakar disunat,” ujar dr Alit, kepada Jawa Pos Radar Bali, Kamis malam (14/3).

Zakar disunat? “Sirkumsisi, kelaminnya disunat. Mungkin agama atau tindakan medis,” jawabnya. Ciri lainnya, kata dr Alit, ada ada hiperpigmentasi (tompel) pada pipi kanan.

Sedangkan untuk perkiraan waktu kematian, kurang dari 8 jam sebelum sampai rumah sakit. “Yang jelas, tidak ada tanda kekerasan,” ungkapnya.

Ciri-ciri lainnya, pada tubuh jenasah juga ditemukan satu buah kaos berbahan dasar katun, berwarna dasar abu-abu, bertuliskan “CITY | 909 NO COVER, bermerek CLUB SODA, berukuran L.

Selain itu, ditemukan satu buah celana pendek berbahan dasar katun, berwarna dasar hitam, bermerek LIJIAXIN, berukuran 11.

Satu buah ikat pinggang berbahan dasar kain, berwarna dasar coklat, bertuliskan BALLY. Ditemukan juga, satu buah celana dalam berbahan dasar katun, berwarna biru muda, tanpa corak, tanpa merek, tanpa ukuran.

“Diinfokan bagi warga yang memiliki kerabat dengan ciri-ciri diatas, menghubungi polisi atau ke Instalasi Forensik RS Sanglah,” pungkasnya. 

DENPASAR – Penemuan jenazah di bawah jembatan Jalan Gatot Subroto Denpasar kemarin akhirnya dievakuasi ke RS Sanglah untuk dilakukan pemeriksaan luar pada tubuhnya.

Jenazah yang masih berstatus MR X ini dibawa ke BPBD dan diterima Forensik RS Sanglah pukul 15.45 kemarin.
Dr Ida Bagus Putu Alit, Kepala Bagian Forensik RS Sanglah mengungkapkan, berdasar pemeriksaan luar, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan umur 35 sampai dengan 40qasx tahun.

“Berat badan 49.5 kg, tinggi 166 m, kurus dengan gizi kurang dan zakar disunat,” ujar dr Alit, kepada Jawa Pos Radar Bali, Kamis malam (14/3).

Zakar disunat? “Sirkumsisi, kelaminnya disunat. Mungkin agama atau tindakan medis,” jawabnya. Ciri lainnya, kata dr Alit, ada ada hiperpigmentasi (tompel) pada pipi kanan.

Sedangkan untuk perkiraan waktu kematian, kurang dari 8 jam sebelum sampai rumah sakit. “Yang jelas, tidak ada tanda kekerasan,” ungkapnya.

Ciri-ciri lainnya, pada tubuh jenasah juga ditemukan satu buah kaos berbahan dasar katun, berwarna dasar abu-abu, bertuliskan “CITY | 909 NO COVER, bermerek CLUB SODA, berukuran L.

Selain itu, ditemukan satu buah celana pendek berbahan dasar katun, berwarna dasar hitam, bermerek LIJIAXIN, berukuran 11.

Satu buah ikat pinggang berbahan dasar kain, berwarna dasar coklat, bertuliskan BALLY. Ditemukan juga, satu buah celana dalam berbahan dasar katun, berwarna biru muda, tanpa corak, tanpa merek, tanpa ukuran.

“Diinfokan bagi warga yang memiliki kerabat dengan ciri-ciri diatas, menghubungi polisi atau ke Instalasi Forensik RS Sanglah,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/