27.1 C
Jakarta
20 April 2024, 3:00 AM WIB

Mancing di Laut bersama Anak, Putu Artina Tewas Mendadak

SINGARAJA– Putu Artina, 56, warga Banjar Dinas Pambesan, Desa Lokapaksa, tewas mendadak saat memancing. Saat dievakuasi, korban diduga telah meninggal dunia.

Insiden itu bermula saat Putu Artina dan sejumlah rekannya pergi memancing di wilayah Pantai Enjung Sanghyang, Desa Kaliasem. Mereka memilih memancing di sisi utara Hotel Nugraha, Lovina.

Korban bersama anaknya memilih pergi ke tengah laut. Dia berjalan ke arah utara, sekitar 200 meter arah utara bibir pantai. Kebetulan air saat itu sedang surut, sehingga mereka dengan mudah ke tengah laut.

Sekitar pukul 10.00 pagi, korban mendadak berteriak minta tolong. Rekan-rekan korban, bersama sang anak dan pegawai di Hotel Nugraha Lovina mencoba menyelamatkan korban. Mereka sempat melemparkan baju pelampung ke arah korban.

Namun saat didekati korban sudah dalam kondisi tertelungkup. Korban sempat dievakuasi ke pinggir pantai dan diberi pertolongan pertama. Namun korban tak menunjukkan respons. Sehingga korban dilarikan ke RSUD Tangguwisia. Begitu diperiksa tim medis, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Polisi Perairan Polres Buleleng AKP Nyoman Adika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Adika menuturkan, dari keterangan saksi mata ada dua orang yang memancing di tengah laut. Yakni korban bersama anaknya. Meski sama-sama di tengah laut, jarak keduanya cukup berjauhan. Sementara tiga orang rekannya, memancing dari pinggir pantai.

“Saat korban teriak minta tolong, semua langsung ke arah korban. Pegawai di hotel juga langsung ke tengah laut membantu sambil bawa life jacket. Tapi nyawa korban sudah tidak tertolong,” ujar Adika.

Polisi belum dapat memastikan, apakah korban meninggal karena meninggal dunia atau karena sebab lain seperti penyakit bawaan. “Riwayat medisnya masih didalami. Keluarga menganggap sebagai musibah dan jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka,” ujar Adika. (eps)

SINGARAJA– Putu Artina, 56, warga Banjar Dinas Pambesan, Desa Lokapaksa, tewas mendadak saat memancing. Saat dievakuasi, korban diduga telah meninggal dunia.

Insiden itu bermula saat Putu Artina dan sejumlah rekannya pergi memancing di wilayah Pantai Enjung Sanghyang, Desa Kaliasem. Mereka memilih memancing di sisi utara Hotel Nugraha, Lovina.

Korban bersama anaknya memilih pergi ke tengah laut. Dia berjalan ke arah utara, sekitar 200 meter arah utara bibir pantai. Kebetulan air saat itu sedang surut, sehingga mereka dengan mudah ke tengah laut.

Sekitar pukul 10.00 pagi, korban mendadak berteriak minta tolong. Rekan-rekan korban, bersama sang anak dan pegawai di Hotel Nugraha Lovina mencoba menyelamatkan korban. Mereka sempat melemparkan baju pelampung ke arah korban.

Namun saat didekati korban sudah dalam kondisi tertelungkup. Korban sempat dievakuasi ke pinggir pantai dan diberi pertolongan pertama. Namun korban tak menunjukkan respons. Sehingga korban dilarikan ke RSUD Tangguwisia. Begitu diperiksa tim medis, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Polisi Perairan Polres Buleleng AKP Nyoman Adika saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Adika menuturkan, dari keterangan saksi mata ada dua orang yang memancing di tengah laut. Yakni korban bersama anaknya. Meski sama-sama di tengah laut, jarak keduanya cukup berjauhan. Sementara tiga orang rekannya, memancing dari pinggir pantai.

“Saat korban teriak minta tolong, semua langsung ke arah korban. Pegawai di hotel juga langsung ke tengah laut membantu sambil bawa life jacket. Tapi nyawa korban sudah tidak tertolong,” ujar Adika.

Polisi belum dapat memastikan, apakah korban meninggal karena meninggal dunia atau karena sebab lain seperti penyakit bawaan. “Riwayat medisnya masih didalami. Keluarga menganggap sebagai musibah dan jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka,” ujar Adika. (eps)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/