29.2 C
Jakarta
26 Mei 2024, 22:16 PM WIB

Hari Keempat, Pencarian Bule Belarusia Jatuh dari Tebing Diperluas

KUTA SELATAN – Hingga kini keberadaan warganegara asing (WNA) asal Belarusia Barbushyn Siarhei belum juga ditemukan.

Pria 34 tahun ini menghilang sejak jatuh dari tebing setinggi 113 meter di Tanjung Mebulu, Jalan Batu Lesung, Banjar Karang Boma, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Minggu (27/10) lalu saat berfoto selfie.

Hari ini, Rabu (30/11) upaya pencarian oleh tim SAR gabungan masih terus dilakukan.

Kepala Kantor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo mengatakan, pencarian korban terus diperluas. Pencarian dilakukan dengan cara menyisiri tebing, juga melalui laut hingga udara pakai helikopter.

“Kami masih terus melakukan upaya pencarian. Selasa (26/10), kami mengerahkan heli milik SAR sejak pagi dengan take off dari Bandara Ngurah Rai,” kata Hari Adi Purnomo, Rabu (30/10) siang. 

Penyisiran dari udara dilakukan dengan luas wilayah penyisiran 11Nm2. Sedangkan menggunakan rubber boat dari Benoa juga hingga kini masih melakukan penyisiran di kawasan laut sekitar lokasi terjatuhnya korban.

Rubber boat milik Balawista dari Labuansait Padang-Padang hingga luas  area penyisiran di perairan 16,84 Nm2.

Upaya pencarian ini pun melibatkan 21 orang personel gabungan dari Balawista, Basarnas dan Sat Pol Air Polda Bali.

Total luas area pencarian mencapai 25,93 NM. “Tidak ada kendala. Cuacanya baik dan mendukung,” tandasnya. 

KUTA SELATAN – Hingga kini keberadaan warganegara asing (WNA) asal Belarusia Barbushyn Siarhei belum juga ditemukan.

Pria 34 tahun ini menghilang sejak jatuh dari tebing setinggi 113 meter di Tanjung Mebulu, Jalan Batu Lesung, Banjar Karang Boma, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Minggu (27/10) lalu saat berfoto selfie.

Hari ini, Rabu (30/11) upaya pencarian oleh tim SAR gabungan masih terus dilakukan.

Kepala Kantor Basarnas Bali Hari Adi Purnomo mengatakan, pencarian korban terus diperluas. Pencarian dilakukan dengan cara menyisiri tebing, juga melalui laut hingga udara pakai helikopter.

“Kami masih terus melakukan upaya pencarian. Selasa (26/10), kami mengerahkan heli milik SAR sejak pagi dengan take off dari Bandara Ngurah Rai,” kata Hari Adi Purnomo, Rabu (30/10) siang. 

Penyisiran dari udara dilakukan dengan luas wilayah penyisiran 11Nm2. Sedangkan menggunakan rubber boat dari Benoa juga hingga kini masih melakukan penyisiran di kawasan laut sekitar lokasi terjatuhnya korban.

Rubber boat milik Balawista dari Labuansait Padang-Padang hingga luas  area penyisiran di perairan 16,84 Nm2.

Upaya pencarian ini pun melibatkan 21 orang personel gabungan dari Balawista, Basarnas dan Sat Pol Air Polda Bali.

Total luas area pencarian mencapai 25,93 NM. “Tidak ada kendala. Cuacanya baik dan mendukung,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/