Warning: Undefined variable $reporternya in /var/www/devwpradar/wp-content/themes/Newspaper/functions.php on line 229
31.9 C
Jakarta
21 Juli 2024, 17:07 PM WIB

URUSAN PEMAIN MUDA, TECO PERCAYA PENUH PASEK WIJAYA

LEGIAN– Seharusnya, Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2022/2023 sudah dimulai Minggu kemarin. Namun akhirnya ikut tertunda juga imbas dari tragedi Kanjuruhan.

Setelah melewati beberapa uji coba termasuk dalam uji coba terakhir menghadapi Bali Wanderers dan Kembali FC, Pelatih Bali United U-20 I Made Pasek Wijaya masih membutuhkan sosok yang tepat di lini depan mereka.

PR yang perlu dikerjakan lebih cepat untuk seorang Pasek Wijaya. Jika Pasek mungkin masih kesulitan mencari penyerang haus gol, mungkin Pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra bisa membantu untuk mencarinya.

Toh, ini juga ini untuk Bali United dan bisa menjadi proyek jangka Panjang Teco jika penyerang tersebut benar-benar berkualitas.

Namun Teco yang diwawancarai usai sesi latihan Bali United di Lapangan Gelora Trisakti Legian, Kamis sore kemarin (20/10), tidak mau terlalu banyak berkomentar. Dia mempercayakan sepenuhnya Bali United U-20 kepada Pasek Wijaya. Sebab dia menilai Pasek adalah sosok yang tepat untuk mencari pemain yang benar-benar dibutuhkan skuadnya.

“Pasti pelatih di sana, (Bali United U-20) sudah berlatih setiap hari sama tim, dia pasti tahu, seperti posisi yang kurang di sana, dia pasti bisa cari solusi,” terangnya. Bali Unite Youth sebenarnya punya talenta bagus, tetapi sudah beberapa tahun lalu. Tepatnya di Bali United U-18.

Saat di EPA Liga 1 U-18 tahun 2019 lalu, Kadek Dimas Satria menjadi top skorer. Penyerang asal Legian yang sekarang naik kelas ke skuad senior sejak musim lalu tersebut berhasil membukukan 16 gol. Di samping itu Irfan Jauhari yang saat ini membela Persis Solo berhasil dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Sebenarnya ada beberapa penyerang yang dimiliki Pasek. Salah satunya adalah Komang Nathan Suarnatya Putra yang mengoleksi 11 gol dalam 15 pertandingan fase grup bersama Bali United U-18 musim ini. Namun performanya masih dirasa kurang dan Pasek masih membutuhkan sosok penyerang murni yang berkualitas.

Disisi lain Pasek Wijaya ingin sosok penyerang murni yang bisa beradaptasi cepat dengan skema permainan Bali United U-20. Sepertinya dia ingin mengulang sukses ketika membawa Bali United U-18 meraih gelar juara perdana di EPA Liga 1 musim lalu.

“Persiapan yang ingin kami lakukan salah satunya masih mencari posisi untuk striker depan yang lebih produktif untuk tim ini. Pemain yang bisa menyesuaikan dengan skema permainan dan bisa menuntaskan penyelesaian akhir dengan baik,” tutup peraih perunggu bersama Timnas Indonesia di SEA Games 1989, Malaysia tersebut. (alit binawan/radar bali)

LEGIAN– Seharusnya, Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 2022/2023 sudah dimulai Minggu kemarin. Namun akhirnya ikut tertunda juga imbas dari tragedi Kanjuruhan.

Setelah melewati beberapa uji coba termasuk dalam uji coba terakhir menghadapi Bali Wanderers dan Kembali FC, Pelatih Bali United U-20 I Made Pasek Wijaya masih membutuhkan sosok yang tepat di lini depan mereka.

PR yang perlu dikerjakan lebih cepat untuk seorang Pasek Wijaya. Jika Pasek mungkin masih kesulitan mencari penyerang haus gol, mungkin Pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra bisa membantu untuk mencarinya.

Toh, ini juga ini untuk Bali United dan bisa menjadi proyek jangka Panjang Teco jika penyerang tersebut benar-benar berkualitas.

Namun Teco yang diwawancarai usai sesi latihan Bali United di Lapangan Gelora Trisakti Legian, Kamis sore kemarin (20/10), tidak mau terlalu banyak berkomentar. Dia mempercayakan sepenuhnya Bali United U-20 kepada Pasek Wijaya. Sebab dia menilai Pasek adalah sosok yang tepat untuk mencari pemain yang benar-benar dibutuhkan skuadnya.

“Pasti pelatih di sana, (Bali United U-20) sudah berlatih setiap hari sama tim, dia pasti tahu, seperti posisi yang kurang di sana, dia pasti bisa cari solusi,” terangnya. Bali Unite Youth sebenarnya punya talenta bagus, tetapi sudah beberapa tahun lalu. Tepatnya di Bali United U-18.

Saat di EPA Liga 1 U-18 tahun 2019 lalu, Kadek Dimas Satria menjadi top skorer. Penyerang asal Legian yang sekarang naik kelas ke skuad senior sejak musim lalu tersebut berhasil membukukan 16 gol. Di samping itu Irfan Jauhari yang saat ini membela Persis Solo berhasil dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Sebenarnya ada beberapa penyerang yang dimiliki Pasek. Salah satunya adalah Komang Nathan Suarnatya Putra yang mengoleksi 11 gol dalam 15 pertandingan fase grup bersama Bali United U-18 musim ini. Namun performanya masih dirasa kurang dan Pasek masih membutuhkan sosok penyerang murni yang berkualitas.

Disisi lain Pasek Wijaya ingin sosok penyerang murni yang bisa beradaptasi cepat dengan skema permainan Bali United U-20. Sepertinya dia ingin mengulang sukses ketika membawa Bali United U-18 meraih gelar juara perdana di EPA Liga 1 musim lalu.

“Persiapan yang ingin kami lakukan salah satunya masih mencari posisi untuk striker depan yang lebih produktif untuk tim ini. Pemain yang bisa menyesuaikan dengan skema permainan dan bisa menuntaskan penyelesaian akhir dengan baik,” tutup peraih perunggu bersama Timnas Indonesia di SEA Games 1989, Malaysia tersebut. (alit binawan/radar bali)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/