27.3 C
Jakarta
14 Juni 2024, 22:38 PM WIB

Fakta Baru! Masa Inkubasi HIV Lebih Cepat

NEGARA – Penyebaran dan penularan virus human immunodeficiency virus / Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Jembrana makin mengkhawatirkan.

Selain terus meningkat dan banyak diderita usia produktif antara usia 18-50 tahun, yang paling mengejutkan dari hasil temuan di lapangan, ternyata masa inkubasi penularan virus dari HIV ke AIDS juga lebih cepat.

Seperti diungkap aktivis yang juga pendamping orang dengan HIV/AIDS Jembrana I Made Suarnayasa.

Dikonfirmasi, Sabtu (9/3), ia menjelaskan jika berdasarkan medis, masa inkubasi virus HIV menjadi AIDS yang semula berkisar antara 5 – 10 tahun, saat ini berdasarkan pengalaman pria yang biasa dipanggil Dek Na, ini masa inkubasi lebih cepat.

“Dari hasil pengalaman konseling, hanya sekitar 2 tahun sejak melakukan hubungan dengan orang yang terinfeksi HIV/AIDS,”jelasnya.

Untuk itu dengan adanya pergeseran masa inkubasi dan terus meningkatkan jumlah penderita HIV/AIDS di Bali khususnya di Jembrana, ia mendorong agar semua pihak termasuk pemerintah untuk segera melakukan langkah- langkah preventif.

NEGARA – Penyebaran dan penularan virus human immunodeficiency virus / Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Jembrana makin mengkhawatirkan.

Selain terus meningkat dan banyak diderita usia produktif antara usia 18-50 tahun, yang paling mengejutkan dari hasil temuan di lapangan, ternyata masa inkubasi penularan virus dari HIV ke AIDS juga lebih cepat.

Seperti diungkap aktivis yang juga pendamping orang dengan HIV/AIDS Jembrana I Made Suarnayasa.

Dikonfirmasi, Sabtu (9/3), ia menjelaskan jika berdasarkan medis, masa inkubasi virus HIV menjadi AIDS yang semula berkisar antara 5 – 10 tahun, saat ini berdasarkan pengalaman pria yang biasa dipanggil Dek Na, ini masa inkubasi lebih cepat.

“Dari hasil pengalaman konseling, hanya sekitar 2 tahun sejak melakukan hubungan dengan orang yang terinfeksi HIV/AIDS,”jelasnya.

Untuk itu dengan adanya pergeseran masa inkubasi dan terus meningkatkan jumlah penderita HIV/AIDS di Bali khususnya di Jembrana, ia mendorong agar semua pihak termasuk pemerintah untuk segera melakukan langkah- langkah preventif.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/