27.5 C
Jakarta
19 Juni 2024, 1:55 AM WIB

Gubernur Koster Tegaskan Bali Nyaman, Aman, dan Kondusif untuk Dikunjungi

DENPASAR, radarbali.id- Perkembangan pandemi covid-19 di Bali terus membaik. Hal ini terlihat dari data kumulatif sampai 13 Juni 2022. Jumlah kasus baru mengalami penurunan secara konsisten, melandai, dan stabil pada angka dua digit yang rendah, antara 15 sampai 30 orang per hari. Bahkan tanggal 15 Juni 2022 jumlah kasus baru sebanyak 33 orang, jumlah yang sembuh sebanyak 19 orang, dan 0 orang meninggal. Meskipun sejak tanggal 7 Maret 2022 berlaku kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara, data menunjukkan tidak ada lonjakan kasus baru, bahkan cenderung mengalami penurunan.

 

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan vaksin booster sampai 15 Juni 2022 mencapai lebih dari 69,51%. Pencapaian yang baik ini berkat kerja keras bersama, sinergi dan kolaborasi Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali beserta jajaran, Wali Kota/Bupati se-Bali, perbekel, bandesa adat, dan berbagai komponen masyarakat dalam penanganan pandemi covid-19 serta percepatan vaksinasi termasuk vaksin booster. Pencapaian yang baik ini juga berkat kesadaran masyarakat Bali yang sangat tertib dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan serta mengikuti program vaksinasi termasuk vaksin booster.

 

Dengan membaiknya covid-19 dan tingginya capaian vaksin booster telah menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan kondusif bagi kunjungan wisatawan ke Bali, sehingga jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Bali semakin meningkat. Sejak wisatawan mancanegara dibuka tanggal 14 Oktober 2021, dan berlakunya kebijakan baru pada tanggal 31 Mei 2022 yaitu tanpa karantina dan fasilitas Visa on Arrival (VoA) untuk 72 negara dan diberlakukan kebijakan bebas tes PCR atau tes antigen sebelum keberangkatan ke Bali, data menunjukkan bahwa jumlah penerbangan internasional ke Bali dan jumlah kunjungan wisatawan domestik serta mancanegara terus mengalami peningkatan,” ucap Gubernur Koster.

Rincinya pada Mei 2022 terdapat 19 maskapai yang melayani penerbangan internasional ke Bali. Jumlah penerbangan internasional ke Bali pada tanggal 1 sampai 31 Mei 2022 mencapai 539 pesawat, dengan total penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 129.920 orang, rata-rata sebanyak 4.191orang per hari.

 

Sedangkan pada Juni 2022, dari tanggal 1 sampai 13 Juni 2022 jumlah penerbangan internasional ke Bali sudah mencapai 351 pesawat dengan total jumlah penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 76.770 orang dengan jumlah rata-rata penumpang perhari sebanyak 5.905 orang. Jika dilihat dari jumlah rata-rata perhari, kedatangan wisatawan mancanegara dari bulan Mei sampai dengan pertengahan bulan Juni 2022, meningkat sebanyak 41%.

 

Jumlah penerbangan domestik ke Bali dari tanggal 1 sampai 13 Juni 2022 terdapat 1.200 pesawat, dengan total penumpang sebanyak 145.254 orang. Jika dilihat dari jumlah rata-rata kedatangan wisatawan domestik ke Bali ada sebanyak 11.173 orang per hari,” rinci Gubernur Koster.

 

Ditambahkannya kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) yang mulai 7 Maret 2022 dari 23 negara terus mendapat penambahan sesuai dengan kebijakan dari Kemenhumkam. Pada 9 April 2022 bertambah menjadi 43 negara dan 27 April 2022 diberikan kebijakan sebanyak 60 negara penerima layanan VoA. Pada 31 Mei 2022 bertambah menjadi 72 negara. “Hal ini merupakan momentum pemulihan pariwisata Bali yang harus dijaga agar pemulihan pariwisata terus berlanjut sebagai upaya pemulihan perekonomian Bali secara keseluruhan, setelah mengalami keterpurukan selama lebih dari dua tahun sejak bulan Maret 2020,” tegas orang nomor satu di Bali itu.

 

Gubernur Koster menegaskan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali berjalan lebih cepat karena Bali menjadi tempat pelaksanaan pertemuan internasional. Gubernur Koster memastikan penanganan pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan masyarakat Bali diharapkan memberi dukungan penuh dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara tertib, sehingga pertemuan internasional tersebut berlangsung dengan nyaman, aman, damai, dan sukses. Suksesnya pertemuan internasional tersebut akan berdampak langsung terhadap citra Bali.

 

Dalam rangka percepatan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali, Gubernur Koster mengundang wisatawan domestik dan mancanegara berlibur ke Bali. “Datanglah beramai-ramai ke Bali. Melihat keindahan alam Bali, keramahtamahan masyarakat Bali, dan keunikan budaya Bali,” tegasnya sembari memastikan Bali nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi.

 

“Berkat restu Alam, Leluhur, Lelangit Bali, dan Guru-Guru Suci, serta kerja keras bersama dan kesadaran kolektif masyarakat Bali, Bali bangkit kembali,” tutupnya. (adv/ken)

DENPASAR, radarbali.id- Perkembangan pandemi covid-19 di Bali terus membaik. Hal ini terlihat dari data kumulatif sampai 13 Juni 2022. Jumlah kasus baru mengalami penurunan secara konsisten, melandai, dan stabil pada angka dua digit yang rendah, antara 15 sampai 30 orang per hari. Bahkan tanggal 15 Juni 2022 jumlah kasus baru sebanyak 33 orang, jumlah yang sembuh sebanyak 19 orang, dan 0 orang meninggal. Meskipun sejak tanggal 7 Maret 2022 berlaku kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara, data menunjukkan tidak ada lonjakan kasus baru, bahkan cenderung mengalami penurunan.

 

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan vaksin booster sampai 15 Juni 2022 mencapai lebih dari 69,51%. Pencapaian yang baik ini berkat kerja keras bersama, sinergi dan kolaborasi Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali beserta jajaran, Wali Kota/Bupati se-Bali, perbekel, bandesa adat, dan berbagai komponen masyarakat dalam penanganan pandemi covid-19 serta percepatan vaksinasi termasuk vaksin booster. Pencapaian yang baik ini juga berkat kesadaran masyarakat Bali yang sangat tertib dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan serta mengikuti program vaksinasi termasuk vaksin booster.

 

Dengan membaiknya covid-19 dan tingginya capaian vaksin booster telah menciptakan suasana yang nyaman, aman, dan kondusif bagi kunjungan wisatawan ke Bali, sehingga jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Bali semakin meningkat. Sejak wisatawan mancanegara dibuka tanggal 14 Oktober 2021, dan berlakunya kebijakan baru pada tanggal 31 Mei 2022 yaitu tanpa karantina dan fasilitas Visa on Arrival (VoA) untuk 72 negara dan diberlakukan kebijakan bebas tes PCR atau tes antigen sebelum keberangkatan ke Bali, data menunjukkan bahwa jumlah penerbangan internasional ke Bali dan jumlah kunjungan wisatawan domestik serta mancanegara terus mengalami peningkatan,” ucap Gubernur Koster.

Rincinya pada Mei 2022 terdapat 19 maskapai yang melayani penerbangan internasional ke Bali. Jumlah penerbangan internasional ke Bali pada tanggal 1 sampai 31 Mei 2022 mencapai 539 pesawat, dengan total penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 129.920 orang, rata-rata sebanyak 4.191orang per hari.

 

Sedangkan pada Juni 2022, dari tanggal 1 sampai 13 Juni 2022 jumlah penerbangan internasional ke Bali sudah mencapai 351 pesawat dengan total jumlah penumpang wisatawan mancanegara sebanyak 76.770 orang dengan jumlah rata-rata penumpang perhari sebanyak 5.905 orang. Jika dilihat dari jumlah rata-rata perhari, kedatangan wisatawan mancanegara dari bulan Mei sampai dengan pertengahan bulan Juni 2022, meningkat sebanyak 41%.

 

Jumlah penerbangan domestik ke Bali dari tanggal 1 sampai 13 Juni 2022 terdapat 1.200 pesawat, dengan total penumpang sebanyak 145.254 orang. Jika dilihat dari jumlah rata-rata kedatangan wisatawan domestik ke Bali ada sebanyak 11.173 orang per hari,” rinci Gubernur Koster.

 

Ditambahkannya kebijakan tanpa karantina dan Visa on Arrival (VoA) yang mulai 7 Maret 2022 dari 23 negara terus mendapat penambahan sesuai dengan kebijakan dari Kemenhumkam. Pada 9 April 2022 bertambah menjadi 43 negara dan 27 April 2022 diberikan kebijakan sebanyak 60 negara penerima layanan VoA. Pada 31 Mei 2022 bertambah menjadi 72 negara. “Hal ini merupakan momentum pemulihan pariwisata Bali yang harus dijaga agar pemulihan pariwisata terus berlanjut sebagai upaya pemulihan perekonomian Bali secara keseluruhan, setelah mengalami keterpurukan selama lebih dari dua tahun sejak bulan Maret 2020,” tegas orang nomor satu di Bali itu.

 

Gubernur Koster menegaskan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali berjalan lebih cepat karena Bali menjadi tempat pelaksanaan pertemuan internasional. Gubernur Koster memastikan penanganan pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan masyarakat Bali diharapkan memberi dukungan penuh dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara tertib, sehingga pertemuan internasional tersebut berlangsung dengan nyaman, aman, damai, dan sukses. Suksesnya pertemuan internasional tersebut akan berdampak langsung terhadap citra Bali.

 

Dalam rangka percepatan pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali, Gubernur Koster mengundang wisatawan domestik dan mancanegara berlibur ke Bali. “Datanglah beramai-ramai ke Bali. Melihat keindahan alam Bali, keramahtamahan masyarakat Bali, dan keunikan budaya Bali,” tegasnya sembari memastikan Bali nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi.

 

“Berkat restu Alam, Leluhur, Lelangit Bali, dan Guru-Guru Suci, serta kerja keras bersama dan kesadaran kolektif masyarakat Bali, Bali bangkit kembali,” tutupnya. (adv/ken)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/