33.8 C
Jakarta
24 April 2024, 16:00 PM WIB

Yang Dicemburui Suami Pembunuh Istri Masih Belum Jelas

SINGARAJA –  Detail Pria Idaman Lain (PIL) yang dicemburui Putu  Ardika,41, masih belum jelas.   Ini seperti  dituturkan Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya,  bahwa  dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga membunuh korban karena rasa cemburu berlebihan.

Sayangnya tersangka masih bungkam, apa alasan dia cemburu hingga tega membunuh istri  dan calon anaknya. “Sementara motifnya diduga karena cemburu. Cemburu karena apa dan siapa, itu masih dikembangkan lebih lanjut. Nanti perkembangannya kami jelaskan kembali,” imbuh Sumarjaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Luh Suteni, kaur umum di Kantor Perbekel Tirtasari tewas di tangan suaminya sendiri. Korban tewas terbunuh pada Jumat (28/10) lalu, sekitar pukul 01.30 dini hari.

Korban ditemukan terbujur kaku di rumahnya yang terletak di Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Tirtasari oleh Luh Prensi, yang tak lain mertuanya.

Saat ditemukan korban dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, leher, dan perut. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng.

Setelah diotopsi, pada Jumat petang jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga. Selanjutnya keluarga melakukan upacara perabuan pada Jumat malam. (eka prasetya/radar bali)

SINGARAJA –  Detail Pria Idaman Lain (PIL) yang dicemburui Putu  Ardika,41, masih belum jelas.   Ini seperti  dituturkan Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya,  bahwa  dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga membunuh korban karena rasa cemburu berlebihan.

Sayangnya tersangka masih bungkam, apa alasan dia cemburu hingga tega membunuh istri  dan calon anaknya. “Sementara motifnya diduga karena cemburu. Cemburu karena apa dan siapa, itu masih dikembangkan lebih lanjut. Nanti perkembangannya kami jelaskan kembali,” imbuh Sumarjaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Luh Suteni, kaur umum di Kantor Perbekel Tirtasari tewas di tangan suaminya sendiri. Korban tewas terbunuh pada Jumat (28/10) lalu, sekitar pukul 01.30 dini hari.

Korban ditemukan terbujur kaku di rumahnya yang terletak di Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Tirtasari oleh Luh Prensi, yang tak lain mertuanya.

Saat ditemukan korban dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, leher, dan perut. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng.

Setelah diotopsi, pada Jumat petang jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga. Selanjutnya keluarga melakukan upacara perabuan pada Jumat malam. (eka prasetya/radar bali)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/