26.3 C
Jakarta
20 April 2024, 7:21 AM WIB

Gadis Bali Ini Ajak Masyarakat Daftar JKN Sebelum Sakit

BULELENG, Radar Bali-Sebagai masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, menjadi peserta JKN merupakan hal yang tak boleh dikesampingkan. Inilah prinsip Sri Kurnia (21), seorang gadis asal Bali yang masih berstatus mahasiswi. Nia mengungkapkan bahwa sudah lama dirinya menyadari pentingnya menjadi peserta JKN sebagai perlindungan diri.

“Dengan JKN, kita dapat berobat tanpa perlu khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan. Itulah mengapa saya merasa nyaman telah menjadi peserta JKN. Selain itu, saya juga bisa mendapatkan kemudahan dalam mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan terdekat kapan pun saya membutuhkannya. Tidak perlu was-was lagi tidak bisa berobat, yang penting kartunya aktif,” ungkapnya kepada Jamkesnews, Kamis (15/09).

Nia menyadari bahwa menjadi peserta JKN bukan hanya memiliki manfaat terhadap diri sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi peserta JKN lain yang sedang sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan berbiaya mahal. Konsep gotong royong yang diusung dalam pelaksanaan Program JKN ini sangat diapresiasi Nia karena merupakan aksi nyata dalam membantu sesama, sesuai dengan tradisi bangsa Indonesia yakni bergotong royong,

“Tentu saya senang mengetahui bahwa iuran yang dibayarkan juga dapat bermanfaat bagi peserta JKN lain. Hal ini sangat baik untuk terus dijalankan agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan secara komprehensif. Sepanjang saya menjadi peserta JKN, saat saya berobat ke fasilitas kesehatan, pelayanan yang diberikan juga sangat baik, tidak ada kendala yang mengganjal,” ujarnya.

Merasa beruntung menjadi peserta JKN, Nia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, supaya segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya sebelum sakit. (mar/han)

BULELENG, Radar Bali-Sebagai masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, menjadi peserta JKN merupakan hal yang tak boleh dikesampingkan. Inilah prinsip Sri Kurnia (21), seorang gadis asal Bali yang masih berstatus mahasiswi. Nia mengungkapkan bahwa sudah lama dirinya menyadari pentingnya menjadi peserta JKN sebagai perlindungan diri.

“Dengan JKN, kita dapat berobat tanpa perlu khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan. Itulah mengapa saya merasa nyaman telah menjadi peserta JKN. Selain itu, saya juga bisa mendapatkan kemudahan dalam mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan terdekat kapan pun saya membutuhkannya. Tidak perlu was-was lagi tidak bisa berobat, yang penting kartunya aktif,” ungkapnya kepada Jamkesnews, Kamis (15/09).

Nia menyadari bahwa menjadi peserta JKN bukan hanya memiliki manfaat terhadap diri sendiri, melainkan juga bermanfaat bagi peserta JKN lain yang sedang sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan berbiaya mahal. Konsep gotong royong yang diusung dalam pelaksanaan Program JKN ini sangat diapresiasi Nia karena merupakan aksi nyata dalam membantu sesama, sesuai dengan tradisi bangsa Indonesia yakni bergotong royong,

“Tentu saya senang mengetahui bahwa iuran yang dibayarkan juga dapat bermanfaat bagi peserta JKN lain. Hal ini sangat baik untuk terus dijalankan agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan secara komprehensif. Sepanjang saya menjadi peserta JKN, saat saya berobat ke fasilitas kesehatan, pelayanan yang diberikan juga sangat baik, tidak ada kendala yang mengganjal,” ujarnya.

Merasa beruntung menjadi peserta JKN, Nia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, supaya segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarganya sebelum sakit. (mar/han)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/