29.2 C
Jakarta
18 Juni 2024, 10:31 AM WIB

Sektor Bek Tengah Menumpuk, Teco Ingin Semua Pemain Bisa Bersaing

DENPASAR – Di jantung pertahanan Bali United saat ini, sudah ada Willian Pacheco, Haudi Abdillah, Gunawan Dwi Cahyo, dan Leonard Tupamahu.

Pemain di lini belakang Bali United bertambah seiring kembalinya I Komang Tri Artha Wiguna. Mang Tri – sapaan akrabnya selama ini belum pernah mengikuti sesi latihan Bali United karena mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19.

Dia juga ikut saat pemusatan latihan di Kroasia. Sekarang, dia kembali lagi ke skuad Serdadu Tridatu. Inilah minggu pertama latihan perdananya bersama Bali United.

Tentu tidak akan mudah untuk seorang Mang Tri untuk bisa menembus skuad inti dalam setiap pertandingan di pra-musim dan Liga 1 2021 nanti.

Mau tidak mau, dia harus bisa “menyingkirkan” empat pemain belakang untuk bisa mendapat tempat di skuad utama.

Kembali ke Bali, fisik Mang Tri sedikit berubah. Masa ototnya lebih besar dari tahun lalu. Apa yang terjadi bagi Mang Tri, adalah hasil kerja kerasnya selama mengikuti pemusatan latihan di Timnas U-19.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kebetulan sangat fokus untuk membenahi masalah kebugaran pemain Indonesia.

Sekarang Mang Tri sepertinya sangat berharap untuk bisa menembus skuad utama. Tapi Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra tidak akan semudah itu memasukkan namanya dalam daftar susunan pemain dalam setiap pertandingan.

Label Timnas bukan jaminan baginya. Begitu mungkin dalam pikiran Coach Teco. Saat disinggung mengenai Mang Tri, Coach Teco kebetulan berkata bahwa dia harus bisa bersaing dengan empat pemain belakang senior lainnya.

Kebetulan, pelatih berpaspor Brasil tersebut juga menynggung mengenai dibatalkannya Piala Dunia U-20 tahun ini.

Hal tersebut berdampak kepada Mang Tri, Irfan Jauhari, dan juga pemain U-19 lainnya karena kesempatan bermain di Piala Dunia U-20 sirna akibat pandemi Covid-19. Padahal, persiapan terus dilakukan sejak awal tahun lalu.

“Piala Dunia, kasihan ya. Tapi dia (Mang Tri) harus lupakan itu. Sekarang dia ada kesempatan main di Bali United dan bukan di tim muda lagi. Sekarang dia harus kerja keras buat kesempatan main,” ucapnya.

Berbeda dengan empat pemain belakang lainnya, Teco menilai Mang Tri untuk bisa mengasah kemampuannya dari segi pemahaman taktik dan strategi.

Maklum empat pemain lainnya sudah bersama Bali United sejak Liga 1 2019, sedangkan Mang Tri saat itu masih berseragam Bali United U-18 arahan I Made Pasek Wijaya.

“Kesempatan main tergantung dari latihan. Kalau (lebih) bagus dari yang lain, pasti ada kesempatan main,” tutupnya. 

DENPASAR – Di jantung pertahanan Bali United saat ini, sudah ada Willian Pacheco, Haudi Abdillah, Gunawan Dwi Cahyo, dan Leonard Tupamahu.

Pemain di lini belakang Bali United bertambah seiring kembalinya I Komang Tri Artha Wiguna. Mang Tri – sapaan akrabnya selama ini belum pernah mengikuti sesi latihan Bali United karena mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19.

Dia juga ikut saat pemusatan latihan di Kroasia. Sekarang, dia kembali lagi ke skuad Serdadu Tridatu. Inilah minggu pertama latihan perdananya bersama Bali United.

Tentu tidak akan mudah untuk seorang Mang Tri untuk bisa menembus skuad inti dalam setiap pertandingan di pra-musim dan Liga 1 2021 nanti.

Mau tidak mau, dia harus bisa “menyingkirkan” empat pemain belakang untuk bisa mendapat tempat di skuad utama.

Kembali ke Bali, fisik Mang Tri sedikit berubah. Masa ototnya lebih besar dari tahun lalu. Apa yang terjadi bagi Mang Tri, adalah hasil kerja kerasnya selama mengikuti pemusatan latihan di Timnas U-19.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kebetulan sangat fokus untuk membenahi masalah kebugaran pemain Indonesia.

Sekarang Mang Tri sepertinya sangat berharap untuk bisa menembus skuad utama. Tapi Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra tidak akan semudah itu memasukkan namanya dalam daftar susunan pemain dalam setiap pertandingan.

Label Timnas bukan jaminan baginya. Begitu mungkin dalam pikiran Coach Teco. Saat disinggung mengenai Mang Tri, Coach Teco kebetulan berkata bahwa dia harus bisa bersaing dengan empat pemain belakang senior lainnya.

Kebetulan, pelatih berpaspor Brasil tersebut juga menynggung mengenai dibatalkannya Piala Dunia U-20 tahun ini.

Hal tersebut berdampak kepada Mang Tri, Irfan Jauhari, dan juga pemain U-19 lainnya karena kesempatan bermain di Piala Dunia U-20 sirna akibat pandemi Covid-19. Padahal, persiapan terus dilakukan sejak awal tahun lalu.

“Piala Dunia, kasihan ya. Tapi dia (Mang Tri) harus lupakan itu. Sekarang dia ada kesempatan main di Bali United dan bukan di tim muda lagi. Sekarang dia harus kerja keras buat kesempatan main,” ucapnya.

Berbeda dengan empat pemain belakang lainnya, Teco menilai Mang Tri untuk bisa mengasah kemampuannya dari segi pemahaman taktik dan strategi.

Maklum empat pemain lainnya sudah bersama Bali United sejak Liga 1 2019, sedangkan Mang Tri saat itu masih berseragam Bali United U-18 arahan I Made Pasek Wijaya.

“Kesempatan main tergantung dari latihan. Kalau (lebih) bagus dari yang lain, pasti ada kesempatan main,” tutupnya. 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/